Rabu, 03 JUNI 2026 • 14:00 WIB

Polip Usus Sering Tak Bergejala, Kebiasaan Ini Bisa Tingkatkan Risikonya

Author

Ilustrasi usus. (freepik)

INDOZONE.ID - Banyak orang masih menganggap kurang makan sayur atau buah hanya berdampak pada susah buang air besar. Padahal, kebiasaan yang terlihat sepele ini bisa berpengaruh pada kesehatan usus dalam jangka panjang.

Di Indonesia, konsumsi serat masyarakat masih tergolong rendah. Padahal, serat memiliki peran penting untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat dan membantu proses pembuangan sisa makanan dari dalam tubuh.

Ketika kesehatan usus kurang diperhatikan, berbagai masalah bisa muncul. Mulai dari sembelit yang sering kambuh hingga munculnya polip di usus besar yang kerap tidak disadari penderitanya.

Polip adalah jaringan yang tumbuh di bagian dalam usus besar. Bentuknya macam-macam. Ada yang menonjol seperti benjolan kecil, ada juga yang tipis dan melebar mengikuti permukaan usus.

Karena sering tidak menimbulkan rasa sakit atau gejala tertentu, banyak orang tidak tahu kalau mereka memiliki polip.

Baca juga: Jangan Abaikan, Ini 5 Gejala Kanker Usus Besar yang Perlu Diwaspadai

Tidak Semua Polip Berujung Kanker

Perlu diketahui, polip bukan berarti kanker. Banyak polip yang sifatnya jinak. Namun, ada juga beberapa jenis polip yang kalau dibiarkan bertahun-tahun bisa berubah menjadi kanker usus besar.

Itulah kenapa dokter sering menyarankan pemeriksaan rutin, terutama bagi orang yang usianya sudah tidak muda lagi.

Masalahnya, kita tidak bisa menebak polip mana yang aman dan mana yang berisiko hanya dari gejala.

Sering Merasa Sehat, Ternyata Ada Polip

Ilustrasi gejala kanker usus besar. (Eliani Kusnedi)

Ini yang membuat banyak orang terlambat menyadarinya. Tidak sedikit pasien yang datang untuk pemeriksaan biasa tanpa keluhan apa pun. Setelah dilakukan kolonoskopi, ternyata ditemukan polip di dalam usus.

Karena ditemukan lebih cepat, polip tersebut bisa langsung ditangani sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

Makanya, dokter lebih suka menemukan polip saat pemeriksaan rutin daripada setelah muncul gejala.

Gaya Hidup Juga Berperan

Selain pemeriksaan rutin, menjaga pola hidup sehat juga dapat membantu menurunkan risiko kanker usus besar.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

  • Memperbanyak konsumsi sayur dan buah.
  • Mengonsumsi makanan tinggi serat.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Rutin berolahraga.
  • Menghindari merokok.
  • Membatasi konsumsi minuman beralkohol.
  • Mengurangi konsumsi makanan olahan dan daging olahan secara berlebihan.

Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan dalam jangka panjang.

Baca juga: Sering Sakit Perut? Ini Panduan Diet Divertikulitis untuk Cegah Kambuh dan Jaga Usus Tetap Sehat

Kanker yang Sebenarnya Bisa Dicegah

Berbeda dengan banyak jenis kanker lainnya, kanker usus besar termasuk penyakit yang memiliki peluang besar untuk dicegah.

Kuncinya ada pada deteksi dini dan pemeriksaan rutin. Ketika polip ditemukan lebih awal dan segera diangkat, risiko berkembang menjadi kanker dapat berkurang secara signifikan.

Karena itu, para dokter mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan, terutama bagi mereka yang sudah memasuki usia 45 tahun atau memiliki riwayat keluarga dengan kanker usus besar.

Semakin cepat ditemukan, semakin besar peluang untuk sembuh dan terhindar dari komplikasi yang lebih serius di kemudian hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mayo Clinic

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU