Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 12 APRIL 2026 • 11:15 WIB

Sering Sakit Perut? Ini Panduan Diet Divertikulitis untuk Cegah Kambuh dan Jaga Usus Tetap Sehat

Sering Sakit Perut? Ini Panduan Diet Divertikulitis untuk Cegah Kambuh dan Jaga Usus Tetap SehatIlustrasi sakit perut. (Pexels)

INDOZONE.ID - Pengelolaan divertikulitis tidak hanya bergantung pada pengobatan medis, tapi juga pola makan yang tepat. 

Panduan diet divertikulitis ini menjadi langkah yang penting. Hal itu untuk memahami bagaimana pilihan makanan, dapat memengaruhi kesehatan usus besar, mencegah kekambuhan, serta mendukung proses pencernaan yang lebih nyaman.

Pendekatan yang terstruktur, terutama dalam peningkatan asupan serat secara bertahap, dinilai efektif dalam membantu pemulihan sekaligus menurunkan risiko serangan ulang.

Memahami Penyakit Divertikular dan Kesehatan Usus

Dikutip Medical Daily, penyakit divertikular terjadi ketika kantong-kantong kecil yang disebut divertikula, terbentuk di dinding usus besar. 

Kondisi ini umum terjadi, seiring bertambahnya usia dan sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun, ketika kantong tersebut mengalami peradangan atau infeksi, kondisi tersebut dikenal sebagai divertikulitis.

Baca juga: Konsumsi Buah Sebelum atau Sesudah Makan, Mana yang Lebih Baik untuk Diet dan Pencernaan?

Kondisi itulah, yang dapat memicu nyeri perut, demam, serta perubahan pola buang air besar.

Kesehatan usus besar memainkan peran penting dalam kondisi ini. Usus besar berfungsi menyerap air, membentuk feses, dan mengeluarkan limbah. 

Semua fungsi tersebut sangat dipengaruhi oleh pola makan dan asupan cairan.

Pola makan yang mendukung feses lunak dan teratur, dinilai mampu mengurangi tekanan pada usus. Sehingga, membantu mencegah perburukan divertikulitis.

Sering Sakit Perut? Ini Panduan Diet Divertikulitis untuk Cegah Kambuh dan Jaga Usus Tetap SehatIlustrasi usus. (freepik)

Prinsip Utama Diet Divertikulitis

Panduan diet divertikulitis umumnya dibagi menjadi tiga fase, yaitu:

  • Saat kambuh (flare)
  • Masa pemulihan
  • Pola makan sehari-hari

Perbedaan pada tiap fase ini dinilai penting, lantaran kebutuhan nutrisi pada tiap kondisi itu tidak sama.

Saat terjadi peradangan akut, fokus utama adalah mengurangi beban kerja usus dan meredakan gejala. Setelah kondisi membaik, tujuan beralih pada peningkatan asupan serat untuk menjaga kesehatan usus jangka panjang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Medical Daily

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sering Sakit Perut? Ini Panduan Diet Divertikulitis untuk Cegah Kambuh dan Jaga Usus Tetap Sehat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!