Rabu, 17 JUNI 2026 • 10:15 WIB

Sering Pegal Setelah Seharian di Ruang AC? Ternyata Ini Penyebabnya

Author

Ilustrasi sering pegal karena seharian di ruang AC. (Magnific)

INDOZONE.ID - Banyak orang merasa tubuh jadi pegal, leher kaku, atau punggung nyeri setelah seharian kerja di ruangan ber-AC. 

Akibatnya, AC sering dituding sebagai penyebab utama masalah sendi dan tulang. Padahal, menurut dokter ortopedi, penyebab sebenarnya bukan AC itu sendiri.

Ketua dan ahli bedah ortopedi di Welcare Hospital, Dr. Bharat S. Mody, menjelaskan bahwa rasa tidak nyaman tersebut lebih sering dipicu oleh kebiasaan duduk terlalu lama dan kurang bergerak selama berada di dalam ruangan.

"AC tidak secara langsung menyebabkan arthritis atau degenerasi tulang. Namun, kebiasaan sedentari di dalam ruangan yang sering menyertai penggunaan AC berlebihan dapat memperburuk kekakuan dan ketidaknyamanan otot," jelas Dr. Mody seperti dilansir Antara, Rabu (17/6/2026).

Baca juga: Efek Stres Ternyata Bisa Bikin Badan Pegal Terus!

Kenapa Tubuh Jadi Pegal di Ruang AC?

Saat berada di ruangan dingin terlalu lama, otot cenderung menegang sementara. Kondisi ini membuat tubuh terasa lebih kaku, fleksibilitas berkurang, dan aliran darah sedikit melambat

Apalagi kalau posisi duduk kurang ideal dan hampir tidak bergerak selama berjam-jam. 

Menurut Dr. Mody, banyak orang menghabiskan waktu 8–10 jam di ruangan ber-AC tanpa cukup peregangan atau aktivitas fisik. Akibatnya, tubuh mulai memberikan sinyal seperti:

  • Leher dan bahu terasa tegang
  • Punggung pegal
  • Lutut nyeri setelah duduk lama
  • Kram otot
  • Kesemutan di tangan
  • Badan terasa capek saat bangun tidur

"Gejala-gejala ini sering kali berkaitan dengan postur tubuh yang buruk, ketegangan otot, atau kurangnya aktivitas fisik, bukan karena AC merusak tulang," tambahnya.

Orang yang Paling Rentan Mengalami Keluhan

Efek ruangan dingin biasanya lebih terasa pada orang yang memang sudah punya masalah sendi atau nyeri kronis sebelumnya, seperti:

  • Osteoartritis
  • Frozen shoulder
  • Nyeri punggung bawah
  • Spondilosis servikal
  • Riwayat cedera sendi atau otot

Lansia juga lebih mudah mengalami nyeri saat berada di ruangan ber-AC karena massa otot berkurang dan sirkulasi darah tidak sebaik saat muda.

AC Tidak Menyebabkan Tulang Keropos

Masih banyak yang percaya terlalu lama di ruang AC bisa bikin tulang keropos. Faktanya, Dr. Mody menegaskan belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan AC dapat menyebabkan osteoporosis secara langsung.

Yang justru perlu diperhatikan adalah gaya hidup saat terlalu sering berada di dalam ruangan, seperti:

  • Jarang bergerak
  • Kurang kena sinar matahari
  • Kurang minum air putih

"Kekurangan vitamin D masih banyak ditemukan pada masyarakat perkotaan yang menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam ruangan dan jarang terpapar sinar matahari," kata Dr. Mody.

Padahal vitamin D sangat penting untuk membantu penyerapan kalsium dan menjaga kesehatan tulang. 

Kalau tubuh kekurangan vitamin D, dampaknya bisa berupa mudah lelah, nyeri tulang, otot lemah, hingga meningkatkan risiko patah tulang.

Baca juga: Gak Cuma Pegal, Duduk Terlalu Lama Bisa Ganggu Kesehatan Mental

Cara Mengurangi Pegal Saat Kerja di Ruang AC

Supaya tubuh tetap nyaman meski seharian berada di ruangan berpendingin, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:

  • Atur suhu AC sekitar 24–26 derajat Celsius
  • Hindari hembusan AC langsung ke tubuh
  • Berdiri dan jalan ringan setiap 30–45 menit
  • Gunakan kursi ergonomis
  • Perbanyak minum air putih
  • Rutin olahraga dan cukup kena sinar matahari

Menurut Dr. Mody, kebiasaan sederhana ini bisa membantu menjaga kesehatan otot dan sendi, terutama bagi pekerja kantoran yang hampir setiap hari berada di ruangan ber-AC.

Jadi, kalau tubuh sering pegal setelah kerja seharian di ruangan dingin, jangan langsung menyalahkan AC. 

Bisa jadi, tubuh sebenarnya sedang protes karena terlalu lama diam dan kurang bergerak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU