INDOZONE.ID - Produksi ASI yang terasa berkurang sering membuat ibu menyusui khawatir. Tapi, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk bantu melancarkan ASI secara alami.
Mulai dari memperbaiki pola menyusui hingga menjaga asupan nutrisi, semuanya bisa berperan penting agar kebutuhan bayi tetap terpenuhi.
Baca juga: 9 Efek Samping Intermittent Fasting yang Wajib Diketahui Sebelum Diet
Tips Melancarkan ASI untuk Ibu Menyusui
1. Utamakan Menyusui Langsung
Isapan bayi merupakan cara paling alami dan efektif untuk merangsang produksi ASI. Selain itu, bayi juga jadi lebih terbiasa menyusu langsung dari payudara.
2. Menyusui Lebih Sering
Bayi umumnya menyusu sekitar 8–16 kali dalam 24 jam. Semakin sering bayi menyusu, semakin kuat sinyal yang diterima tubuh untuk memproduksi ASI.
3. Perbaiki Posisi dan Pelekatan
Pastikan mulut bayi tidak hanya mengisap puting, tetapi juga sebagian besar area areola. Posisi tubuh bayi juga sebaiknya menghadap langsung ke tubuh ibu agar proses menyusui lebih nyaman dan efektif.
4. Gunakan Kedua Payudara Secara Bergantian
Saat menyusui, usahakan menggunakan payudara kanan dan kiri secara bergantian. Jika ritme hisapan bayi mulai melambat di satu sisi, pindahkan ke sisi lainnya agar produksi ASI tetap terstimulasi dengan baik.
Baca juga: 10 Buah yang Tidak Boleh Dimakan Saat Perut Kosong, Bisa Picu Asam Lambung
5. Lakukan Skin to Skin dengan Bayi
Kontak langsung antara kulit ibu dan bayi atau skin to skin dapat membantu meningkatkan produksi hormon oksitosin dan prolaktin yang penting dalam produksi dan pengeluaran ASI.
6. Kompres Hangat Sebelum Menyusui
Cara sederhana ini dapat membantu melancarkan aliran ASI, meningkatkan sirkulasi darah, dan memicu refleks let-down sehingga ASI lebih mudah keluar.
7. Pijat Payudara Secara Rutin
Pijat payudara bisa bantu mengurangi ketegangan sekaligus melancarkan aliran ASI. Selain itu, pijat oksitosin yang dilakukan di area punggung juga diketahui dapat membantu merangsang hormon yang berperan dalam produksi ASI.
Baca juga: 7 Manfaat Jus Semangka Campur Nanas untuk Kesehatan yang Kaya Nutrisi
8. Pompa ASI Setelah Menyusui
Setelah sesi menyusui selesai, ibu bisa melanjutkan dengan memompa ASI. Cara ini membantu memberi sinyal pada tubuh bahwa kebutuhan ASI masih tinggi sehingga produksi tetap terjaga.
9. Coba Teknik Power Pumping
Power pumping adalah metode memompa ASI yang meniru pola menyusu bayi saat growth spurt. Teknik ini biasanya dilakukan dengan pola pompa dan istirahat secara bergantian untuk membantu meningkatkan produksi ASI.
10. Perhatikan Asupan Makanan Bergizi
Beberapa makanan yang sering direkomendasikan untuk membantu produksi ASI antara lain oatmeal, alpukat, kacang-kacangan, sayuran hijau, biji-bijian, dan makanan tinggi protein.
Baca juga: Makanan yang Dianjurkan Saat Tipes agar Pemulihan Lebih Cepat, Apa Saja?
11. Cukupi Cairan dan Istirahat
Jangan lupa untuk minum air putih yang cukup setiap hari, idealnya sekitar 2 liter atau lebih sesuai kebutuhan tubuh. Selain itu, istirahat yang cukup juga penting karena kelelahan dapat memengaruhi produksi ASI.
12. Hindari Diet Terlalu Ketat
Diet yang terlalu ekstrem justru bisa mengganggu produksi ASI. Jadi, fokuslah pada pola makan bergizi seimbang dan biarkan berat badan turun secara bertahap.
13. Pertimbangkan Penggunaan Kontrasepsi
Beberapa jenis kontrasepsi hormonal mengandung estrogen yang berpotensi memengaruhi produksi ASI. Jika berencana menggunakan alat kontrasepsi saat menyusui, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.
Baca juga: Tenggorokan Terasa Mengganjal tapi Gak Sakit? Simak Cara Meredakannya
14. Hindari Rokok dan Alkohol
Rokok dan alkohol dapat mengganggu produksi ASI sekaligus berdampak kurang baik bagi kesehatan ibu dan bayi.
15. Ciptakan Suasana Menyusui yang Nyaman
Cobalah menciptakan suasana yang nyaman saat menyusui, luangkan waktu untuk relaksasi, dan jangan sungkan meminta bantuan pasangan atau keluarga jika diperlukan.
Jika produksi ASI tetap terasa kurang meski sudah mencoba berbagai cara di atas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau konselor laktasi untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mitra Keluarga