Jumat, 03 JULI 2026 • 20:07 WIB

Mulut Terasa Tidak Nyaman? Waspadai Gejala Lidah Berjamur

Author

Ilustrasi Lidah Berjamur. (Freepik)

INDOZONE.ID - Jika tiba-tiba muncul lapisan putih yang sulit dibersihkan pada lidah, bisa jadi itu merupakan tanda lidah berjamur atau kandidiasis oral.

Lidah berjamur terjadi akibat pertumbuhan jamur candida albicans yang berlebihan di dalam mulut.

Jamur tersebut hidup secara alami di mulut, namun jika daya tahan tubuh menurun atau dipengaruhi penggunaan obat tertentu, jamur bisa berkembang lebih banyak hingga menyebabkan infeksi.

Baca juga: Viral Bekas Bekam Ariana Grande saat Tur Konser di Florida, Punya Manfaat untuk Pemulihan Tubuh

Selain di lidah, infeksi juga bisa menyebar ke langit-langit mulut, gusi, bibir, hingga tenggorokan. Meski umumnya tergolong ringan, kondisi ini tetap perlu ditangani agar tidak semakin parah.

Gejala Lidah Berjamur

Pada tahap awal, lidah berjamur sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun, saat infeksi berkembang, beberapa tanda berikut bisa mulai muncul.

Pada orang dewasa:

  • Muncul bercak putih menyerupai keju yang sulit dibersihkan;
  • Area sudut mulut tampak kemerahan dan terasa perih;
  • Rasa tidak nyaman yang bisa membuat makan dan menelan terasa sakit;
  • Lapisan putih bisa mengeluarkan darah saat dikerok;
  • Mulut terasa seperti ada kapas;
  • Makanan atau minuman terasa kurang berasa;
  • Pengguna gigi palsu bisa mengalami kemerahan atau nyeri di area yang tertutup prostesis;
  • Pada orang dengan daya tahan tubuh rendah, seperti penderita HIV/AIDS atau kanker, infeksi bisa menjalar hingga kerongkongan.

Baca juga: Pundak dan Leher Terasa Kaku atau Pegal? Sains Bilang Itu Bisa Jadi Tanda Kamu Lagi Stres

Pada bayi:

  • Bercak putih bisa muncul di lidah, langit-langit mulut, atau gusi;
  • Bayi bisa menjadi lebih rewel dan menolak minum ASI atau susu;
  • Sebagian bayi juga mengalami ruam popok akibat infeksi jamur.

Cara Mengatasi Lidah Berjamur

Dengan penanganan yang tepat, kandidiasis oral umumnya bisa membaik dalam waktu sekitar 10–14 hari. Dokter biasanya akan memberikan obat antijamur sesuai usia, penyebab infeksi, dan kondisi kesehatan pasien.

Beberapa obat yang dapat diresepkan antara lain:

  • Flukonazol;
  • Nistatin;
  • Mikonazol;
  • Itrakonazol;
  • Amfoterisin;
  • Klotrimazol.

Obat tersebut tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari tablet, obat oles, hingga obat tetes.

Baca juga: Dada Sering Nyeri Tanpa Sebab Medis? Bisa Jadi Ini Alarm dari Luka Hati yang Belum Sembuh!

Selain pengobatan dari dokter, ada beberapa cara sederhana yang bisa membantu mengurangi rasa tidak nyaman, seperti:

  • Berkumur dengan air garam hangat;
  • Berkumur menggunakan larutan soda kue, air lemon, atau cuka apel;
  • Membilas mulut dengan air setelah makan atau minum obat;
  • Menyikat gigi, gusi, dan lidah dua kali sehari menggunakan sikat berbulu lembut;
  • Mengonsumsi yogurt untuk membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di mulut;
  • Membersihkan gigi palsu secara rutin jika menggunakannya.

Perlu diingat, cara alami di atas hanya membantu meredakan keluhan dan tidak menggantikan pengobatan antijamur dari dokter.

Baca juga: Perut Sering Mulas Ketika Berada di Situasi Tegang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jika lapisan putih di lidah tidak kunjung hilang, terasa makin nyeri, atau dialami oleh bayi dan orang dengan daya tahan tubuh lemah, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat jika memang mengalami lidah berjamur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rsiabinamedika.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU