INDOZONE.ID - Saat diare, tubuh kehilangan cairan dan elektrolit sehingga bisa membuat badan lemas. Selain minum air yang cukup, memilih makanan yang tepat juga penting agar pencernaan tidak bekerja terlalu keras.
Salah satu pilihan yang baik adalah buah-buahan dengan tekstur lembut dan mudah dicerna. Namun, tidak semua buah aman dikonsumsi saat diare karena beberapa bisa memperparah gejalanya.
Baca juga: Kenapa Trauma Bisa Menyebabkan Mati Rasa secara Emosional? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Berikut beberapa buah yang bisa membantu proses pemulihan saat diare.
Buah yang Baik Dikonsumsi Saat Diare
1. Pisang
Pisang menjadi salah satu buah yang paling sering direkomendasikan saat diare. Teksturnya lembut sehingga mudah dicerna, sementara kandungan kaliumnya membantu menggantikan elektrolit yang hilang.
Selain itu, pisang juga mengandung serat larut yang dapat membantu membuat feses lebih padat.
2. Apel
Apel merah lebih disarankan dibandingkan apel hijau karena rasanya tidak terlalu asam. Sebaiknya kupas kulit apel terlebih dahulu, lalu sajikan dalam bentuk puree atau bubur apel agar lebih mudah dicerna.
Baca juga: Tubuh Sering Merasa Lelah? Jangan-jangan Dendam yang Kamu Simpan Penyebabnya
3. Alpukat
Buah ini memiliki tekstur yang lembut dan mengandung kalium yang membantu menggantikan cairan serta elektrolit yang hilang selama diare. Alpukat juga lebih mudah dicerna dibandingkan makanan berlemak lainnya.
4. Semangka
Kandungan air yang tinggi pada semangka membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi selama diare. Selain itu, teksturnya yang lembut membuat buah ini nyaman dikonsumsi saat sistem pencernaan sedang sensitif.
5. Air Kelapa
Meski bukan daging buahnya, air kelapa juga bisa membantu mengganti elektrolit yang hilang. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi dan diimbangi dengan minum air putih karena terlalu banyak air kelapa bisa memicu perut kembung pada sebagian orang.
Selain mengonsumsi buah-buahan di atas, pastikan juga tetap makan makanan bergizi dengan porsi yang sesuai agar kebutuhan nutrisi tubuh tetap terpenuhi.
Baca juga: Pundak dan Leher Terasa Kaku atau Pegal? Sains Bilang Itu Bisa Jadi Tanda Kamu Lagi Stres
Perlu diingat, rekomendasi buah di atas umumnya ditujukan untuk orang dewasa. Penanganan diare pada bayi dan anak berbeda, terutama jika sudah muncul tanda-tanda dehidrasi.
Jika diare berlangsung lebih dari beberapa hari, disertai demam tinggi, darah pada feses, atau tubuh terasa sangat lemas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Alodokter