Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 23 OKTOBER 2025 • 16:04 WIB

Anxious x Avoidant: Pasangan Romantis yang Nyambung, tapi Hobi Tarik Ulur

Anxious x Avoidant: Pasangan Romantis yang Nyambung, tapi Hobi Tarik Ulur

Ilustrasi hubungan percintaan si anxious dan avoidant (Freepik)

INDOZONE.ID - Pernah nggak, kamu merasa ada di hubungan yang punya drama tarik ulur tanpa akhir? Satu pihak merasa menjauh, sedangkan satunya bilang nggak terlalu suka ditempelin.

Kalau iya, biasa jadi kamu lagi ada di hubungan anxious x avoidant, kombinasi hubungan klasik tapi sering bikin bingung.

Anxious x Avoidant: Pasangan Romantis yang Nyambung, tapi Hobi Tarik UlurKenali tanda kamu lagi dekat atau pacaran sama si avoidant yang hobi tarik ulur (Freepik)

Di awal hubungan, dua orang tipe ini bisa kelihatan saling tertarik banget. Satunya butuh kedekatan dan kasih sayang, sedangkan si pasangan butuh ruang sendirian. Begitu udah bareng, perbedaan ini malah sering jadi sumber stres dan kebingungan.

Kenapa dua tipe ini sering ketemu dan sulit lepas satu sama lain? Yuk, kita bahas bareng kenapa pola Anxious x Avoidant sering bikin hubungan terasa nagih, tapi diam-diam bikin capek!

Asal-Usul Attachment Style

Setiap orang punya attachment style yang terbentuk dari hubungan emosionalnya waktu kecil, terutama sama orang tua.

Kalau kamu tumbuh di lingkungan yang nggak konsisten, seperti kadang disayang atau diabaikan, kamu bisa aja berkembang jadi orang dengan anxious attachment (tipe cemas).

Orang dengan gaya ini biasanya merasa cinta itu harus diperjuangkan. Mereka merasa harus jadi cukup baik dulu biar layak dicintai.

Baca juga: Hustle Culture VS Work Life Balance: Pengertian dan Contoh Konkrit Dalam Kehidupan

Pas dewasa, mereka cenderung gampang khawatir kalau pasangan tiba-tiba berubah dingin atau menjauh. Semua itu sering dianggap tanda penolakan dan itu bikin mereka makin takut ditinggal.

Kebalikannya, orang gaya avoidant (tipe menghindar) justru kurang nyaman kalau hubungan jadi terlalu dekat atau intens.

Biasanya, ini terjadi karena dari kecil mereka dibesarkan oleh pengasuh yang dingin secara emosional. Orang tua hadir secara fisik, tapi nggak responsif terhadap kebutuhan si anak.

Baca juga: Sudahi Galaumu, Lakukan 4 Cara Ini Biar Kamu Tidak Terjebak HTS atau Hubungan Tanpa Status!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Psychology Today, Growing Self

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Anxious x Avoidant: Pasangan Romantis yang Nyambung, tapi Hobi Tarik Ulur

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!