INDOZONE.ID - Bunga matahari adalah salah satu tanaman yang sangat populer karena memiliki warna kuning cerah dan bentuk bunga yang indah. Tanaman ini sering ditanam sebagai hiasan di taman, kebun, maupun halaman rumah.
Namun, ada hal unik dari bunga matahari yang sering membuat orang penasaran. Pernahkah kamu melihat bunga matahari yang seolah selalu menghadap ke arah matahari? Saat matahari bergerak, bunga ini juga tampak ikut berubah arah.
Yuk, kenali lebih jauh bagaimana bunga matahari bisa mengikuti cahaya matahari dan apa manfaatnya bagi pertumbuhan tanaman ini.
Heliotropisme adalah fenomena biologis di mana bagian tubuh tumbuhan bergerak mengikuti arah pergerakan matahari dari timur ke barat sepanjang hari. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu helios artinya matahari dan tropos yang artinya berbelok.
Bunga matahari (Helianthus annuus) adalah contoh yang paling sering dibahas. Saat masih muda, bunga ini biasanya menghadap ke timur di pagi hari. Lalu, seiring matahari bergerak, bunga juga ikut perlahan menghadap ke barat sampai sore hari.
Gerakan ini terjadi karena tanaman membutuhkan cahaya matahari untuk membuat makanan sendiri melalui proses fotosintesis. Dengan mengikuti cahaya, bunga matahari bisa mendapatkan sinar yang cukup sehingga tumbuh lebih sehat dan kuat.
Baca juga: Rafflesia Hasseltii, Bunga Langka yang Ditemukan setelah 13 Tahun Pencarian
Bunga matahari bisa terlihat seperti mengikuti arah matahari karena adanya proses alami pada tumbuhan yang disebut heliotropisme, yaitu kemampuan tanaman untuk bergerak mengikuti arah cahaya.
Gerakan ini terjadi karena ada hormon tumbuhan bernama auksin. Saat sinar matahari mengenai satu sisi batang, hormon auksin akan pindah ke sisi yang tidak terkena cahaya atau sisi yang lebih gelap.
Di bagian yang lebih gelap itu, sel-sel tanaman tumbuh lebih cepat dibandingkan sisi yang terkena cahaya. Karena pertumbuhan tidak seimbang, batang bunga menjadi sedikit melengkung ke satu arah.
Akibat batang yang melengkung, kepala bunga ikut berubah posisi. Inilah alasan ilmiah yang membuat bunga matahari terlihat seperti bergerak dan selalu menghadap ke arah matahari.
Tidak, bunga matahari tidak selalu mengikuti matahari sepanjang hidupnya. Gerakan ini hanya terjadi pada tahap tertentu, yaitu saat tanaman masih dalam masa pertumbuhan atau masih muda.
Namun ketika sudah dewasa dan bunganya sudah mekar penuh, bunga matahari biasanya berhenti bergerak. Pada fase ini, kebanyakan bunga justru tetap menghadap ke arah timur.
Hal ini terjadi karena arah menghadap ke timur membuat bunga lebih cepat hangat di pagi hari, sehingga lebih mudah menarik serangga seperti lebah untuk membantu penyerbukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dragonettiflorist.com