10 Manfaat Tolong Menolong bagi Kesehatan Mental yang Jarang Disadari (Freepik)
INDOZONE.ID - Dalam dunia psikologi, terdapat fenomena yang disebut Helper’s High, yaitu kondisi ketika seseorang merasa bahagia, setelah melakukan kebaikan karena otak melepaskan hormon dopamin dan oksitosin.
Lebih dari sekadar rasa senang sesaat, kebiasaan menolong orang lain juga dapat membantu mengurangi stres. Saat fokus membantu orang lain, pikiran dari masalah pribadi dan kecemasan bisa berkurang sementara.
Hal ini dapat membantu menurunkan tingkat stres dalam tubuh, sehingga seseorang merasa lebih tenang, ringan, dan tidak mudah terbebani oleh tekanan kehidupan sehari-hari yang sering muncul.
Menariknya, membantu orang lain tidak selalu harus dalam bentuk besar seperti uang atau tenaga. Hal sederhana seperti mendengarkan, berbagi ilmu, atau memberi dukungan juga sangat berdampak bagi mental.
Berikut ini 10 manfaat tolong-menolong bagi kesehatan mental yang mungkin tidak pernah kamu duga sebelumnya:
Ilustrasi Menolong Teman freepik)
Ketika kita membantu orang lain, otak langsung melepas hormon bahagia seperti dopamin, serotonin, dan oksitosin yang bikin hati jadi lebih senang, tenang, dan terasa ringan.
Perasaan ini sering disebut helper’s high, yaitu rasa bahagia yang muncul setelah kita berbuat baik. Bahkan, dari hal kecil seperti membantu teman atau orang yang butuh bantuan.
Baca juga: Apa Itu Kesetaraan Gender? Ini Pengertian, Contoh, dan Tujuannya di Era Modern
Saat kita fokus membantu orang lain, pikiran jadi tidak terlalu sibuk memikirkan masalah sendiri. Ini bikin kepala terasa lebih lega, dan tidak penuh tekanan seperti biasanya.
Kegiatan baik ini juga bisa menurunkan hormon stres dalam tubuh, jadi kita lebih rileks, tenang, dan kecemasan yang muncul perlahan bisa berkurang.
Saat kita bisa membantu orang lain, muncul rasa bangga karena merasa masih berguna dan punya kemampuan yang bisa bermanfaat untuk orang di sekitar kita.
Lama-kelamaan, ini bikin rasa percaya diri naik, kita jadi lebih yakin sama diri sendiri dan tidak mudah merasa tidak mampu atau minder.
Baca juga: 9 Cara Simpel Bangkitkan Motivasi Biar Semangat Balik Lagi!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Studybuddhism.com