Ilustrasi orang yang perfeksionis. (freepik/rawpixel)
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu dihadapkan pada masalah, tapi bukannya panik atau baper, kamu malah langsung berpikir, “Solusinya apa ya yang paling masuk akal?”
Kalau iya, kemungkinan besar kamu termasuk Thinking (T) Personality, tipe yang lebih mengandalkan logika daripada perasaan.
Bagi sebagian orang, cara ini terlihat “dingin”. Tapi di balik itu, justru ada pola pikir yang membuat hidup lebih efisien dan minim drama.
Dalam dunia MBTI, orang dengan Thinking Personality punya kebiasaan unik: mereka tidak suka asal mengambil keputusan. Mereka akan mencari fakta terlebih dahulu, membandingkan berbagai opsi, lalu memilih yang paling rasional.
Bahkan, banyak dari mereka percaya bahwa pendekatan “ilmiah” adalah cara terbaik untuk menyelesaikan masalah hidup. Jadi bukan sekadar feeling, semuanya harus masuk akal.
Itulah sebabnya mereka sering terlihat cepat mengambil keputusan. Bukan nekat, tetapi karena sudah dipertimbangkan dengan matang.
Baca juga: Apa Itu OCD? Gangguan Mental yang Sering Disalahpahami sebagai Perfeksionis
Berbeda dengan orang yang membutuhkan validasi, tipe ini cenderung nyaman menentukan pilihan tanpa harus bertanya ke banyak orang.
Bukan berarti menutup diri dari pendapat orang lain, tetapi mereka percaya bahwa selama datanya jelas, keputusan bisa diambil secara mandiri. Efisien, to the point, dan tidak membuang waktu.
Kepribadian perfeksionis (freepik.com)
Ini yang sering disalahpahami. Thinking Personality bukan tidak memiliki perasaan. Mereka tetap bisa merasakan emosi yang dalam, hanya saja mereka tidak menjadikan emosi sebagai kompas utama.
Bagi mereka, perasaan cenderung tidak konsisten. Hari ini bisa A, besok bisa B. Sementara logika dianggap lebih stabil dan bisa diuji.
Tak jarang, mereka juga merasa kesulitan menghadapi emosi, baik emosi diri sendiri maupun orang lain. Hal inilah yang membuat mereka terlihat “kaku” atau terlalu lugas.
Baca juga: Kenali 5 Tipe Karakter Perfeksionis, Kamu Punya Salah Satunya?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: 16personalities.com