INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kamu lagi semangat banget mengerjakan sesuatu, tapi tiba-tiba bosan? Lalu pindah ke hal lain, kemudian mengulang siklus yang sama. Ujung-ujungnya malah dibilang “nggak konsisten” atau “kurang fokus”.
Eits, jangan langsung memberi label pada diri sendiri. Bisa jadi kamu bukan malas, kamu hanya punya tipe kepribadian yang berbeda.
Orang dengan kecenderungan Prospecting (P) biasanya punya pikiran yang sangat aktif. Ide datang terus, bahkan saat sedang mengerjakan satu hal. Tidak heran jika banyak dari mereka merasa sulit untuk fokus dalam waktu lama.
Bahkan, sebagian besar tipe ini mengaku lebih cepat kehilangan fokus dibanding orang yang lebih terstruktur. Namun ini bukan semata kelemahan, ini tanda bahwa otak mereka terus bekerja, mencari hal baru yang lebih menarik atau menantang.
Kalau kamu sering tiba-tiba ganti topik saat mengobrol, itu juga salah satu cirinya. Baru membahas A, tiba-tiba nyambung ke B, lalu ke C. Bukan karena tidak nyambung, justru karena otakmu melihat banyak koneksi sekaligus.
Bagi sebagian orang, ini mungkin membingungkan. Tapi bagimu, itu hal yang natural.
Salah satu kelebihan terbesar tipe ini adalah adaptif.
Ketika rencana berubah tiba-tiba, kamu tidak panik. Justru bisa melihat peluang baru yang mungkin orang lain lewatkan. Kamu lebih suka “jalani dulu, lihat nanti” daripada terlalu banyak memikirkan skenario.
Menariknya, cara ini sering membuatmu terlihat “beruntung” padahal sebenarnya kamu hanya cepat membaca situasi.
Ilustrasi bingung memilih karier (Freepik)
Masalahnya, ketika semua hal terasa menarik, kamu bisa jadi kesulitan memilih.
Kamu mungkin sering overthinking sebelum mengambil keputusan. Atau justru menunda karena takut salah pilih. Bahkan, hal yang kamu anggap penting hari ini bisa terasa biasa saja minggu depan.
Kalau tidak dikontrol, ini bisa membuatmu terlihat tidak punya arah atau mudah menyerah padahal sebenarnya kamu hanya kewalahan dengan banyaknya opsi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: 16personalities.com