Ilustrasi prang tidak sabaran. (Pexels/Rodnae Productions)
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih, cuma gara-gara lampu merah terlalu lama atau internet mendadak lemot, mood langsung rusak total?
Rasanya ingin marah, ngeluh, bahkan jadi sensitif ke semua hal di sekitar.
Anehya, hal kecil sekarang bisa terasa jauh lebih menyebalkan dibanding dulu. Sedikit nggak sesuai ekspektasi, emosi langsung naik. Sedikit harus menunggu, kepala mulai panas.
Tanpa sadar, banyak orang hidup dalam mode “serba buru-buru” setiap hari. Bangun tidur buru-buru, kerja buru-buru, balas chat buru-buru, bahkan maunya semua masalah selesai secepat mungkin.
Baca juga: Cara Menyimpan Daging Kurban agar Tetap Segar dan Tahan Lama
Padahal, kebiasaan nggak sabaran seperti ini diam-diam bikin pikiran gampang lelah dan stres menumpuk. Bukannya hidup terasa ringan, yang ada malah jadi lebih gampang emosi karena hal-hal sepele.
Menariknya, rasa sabar ternyata bukan bawaan lahir. Kesabaran bisa dilatih, bahkan dari situasi paling sederhana yang sering bikin kesal sehari-hari.
Kebanyakan orang langsung bereaksi saat merasa kesal. Padahal, respons spontan seringkali justru memperburuk keadaan.
Coba biasakan berhenti sejenak ketika emosi mulai muncul! Tarik napas perlahan, lalu sadari apa yang sedang dirasakan.
Baca juga: Punya Kebiasaan Bereaksi Berlebihan? Ini Cara Sederhana Mengatasinya!
Apakah tubuh mulai tegang? Apakah pikiran dipenuhi rasa kesal? Apakah jantung mulai berdebar lebih cepat?
Kesadaran kecil seperti ini penting untuk membantu mengontrol respons sebelum emosi mengambil alih. Kadang, yang dibutuhkan bukan solusi besar, tapi jeda beberapa detik untuk menenangkan diri.
Saat menghadapi situasi yang bikin kesal, coba tanyakan pertanyaan sederhana ini:
“Apakah keadaan ini bisa saya ubah sekarang?”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Psychologytoday.com