Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 28 MEI 2026 • 09:05 WIB

Punya Kebiasaan Bereaksi Berlebihan? Ini Cara Sederhana Mengatasinya!

Punya Kebiasaan Bereaksi Berlebihan? Ini Cara Sederhana Mengatasinya!Ilustrasi reaksi berlebihan terhadap sesuatu. (Freepik)

INDOZONE.ID - Ada hari di mana semuanya terasa baik-baik saja, sampai satu hal kecil datang dan langsung bikin mood jatuh bebas. 

Chat yang singkat, ekspresi orang yang “terlihat sedikit beda” terhadap kita, atau situasi sepele yang tiba-tiba terasa sangat menyebalkan.

Masalahnya, yang kelihatannya kecil itu sering bukan masalah utamanya. Yang sebenarnya terjadi adalah emosi kita sudah penuh duluan, jadi tinggal nunggu “pemantik” sedikit saja untuk meledak.

Kalau ini sering kejadian, bisa jadi kamu sedang masuk ke pola overreact tanpa sadar. Dan kabar baiknya, ini bisa dikendalikan — asal tahu caranya.

Baca juga: Ini Alasan Kamu Gampang Overreacting

Jangan Langsung Bereaksi, Coba Kenali Dulu Pemicunya

Saat emosi mulai naik, kebanyakan orang langsung meluapkan semuanya tanpa berpikir panjang. 

Padahal, langkah paling penting justru berhenti sejenak dan memahami apa yang sebenarnya memicu perasaan tersebut.

Coba perhatikan tanda-tanda kecil dalam tubuh. Misalnya napas mulai terasa cepat, dada sesak, pikiran jadi negatif, atau nada bicara perlahan meninggi. 

Kalau sudah mulai terpancing emosi, jangan buru-buru membalas ucapan orang lain atau mengambil keputusan saat emosi masih berantakan.

Baca juga: Panduan Penulisan Huruf Kapital yang Benar Sesuai Aturan Bahasa Indonesia Lengkap

Tarik Napas dan Paksa Diri Berpikir Lebih “Waras”

Terdengar klise, tapi menarik napas dalam-dalam memang bisa membantu tubuh dan pikiran lebih tenang.

Memberi jeda beberapa detik sebelum bereaksi sering kali menyelamatkan kita dari penyesalan panjang. Karena saat emosi sedang tinggi, otak cenderung membuat semuanya terasa lebih buruk dari kenyataan.

Daripada langsung berpikir, “Dia pasti sengaja nyakitin gue,” coba ubah sudut pandang menjadi lebih realistis agar kamu tetap “waras”.

Gunakan Kalimat “Aku Merasa…” Bukan Langsung Menyalahkan

Salah satu kesalahan paling sering terjadi saat emosi memuncak adalah menyerang orang lain dengan nada menyudutkan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Psychologytoday.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Punya Kebiasaan Bereaksi Berlebihan? Ini Cara Sederhana Mengatasinya!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!