INDOZONE.ID - Menghafal bukan cuma soal dibaca berkali-kali sampai hafal. Supaya informasi bisa tersimpan lebih lama di otak, kamu butuh teknik yang tepat dan gampang diterapkan.
Beberapa teknik menghafal terbukti ampuh untuk memperkuat daya ingat, membantu fokus, dan meningkatkan konsentrasi, baik untuk belajar maupun kegiatan sehari-hari.
Menurut Verywell Mind, teknik seperti mind palace, mengelompokkan informasi dan mengulang materi, bisa bantu otak kerja lebih ringan saat menghafal, jadi lebih mudah dan cepat ingatnya.
3 Teknik Menghafal Efektif agar Ingatan Kuat dan Tidak Mudah Lupa
Berikut ini 3 teknik menghafal yang bisa kamu coba sendiri di rumah:
1. Mind Palace (Metode Loci)
Teknik ini mengajak kamu membayangkan tempat yang sudah familiar, seperti rumah, sekolah, atau tempat favorit, lalu meletakkan informasi yang ingin dihafal di dalam tempat itu.
Tujuan: Ingat 3 barang belanja: pisang, sabun, susu
Tempat: Rumah
- Ruang tamu: Pisang raksasa duduk di sofa
- Kamar mandi: Sabun terbang muter-muter
- Dapur: Susu tumpah banjiri lantai
Gambar-gambar aneh dan jelas seperti ini membantu otak mengingat lebih kuat.
Mind Palace bekerja karena otak lebih mudah mengingat gambar dan lokasi daripada tulisan. Teknik ini bahkan digunakan oleh banyak juara lomba menghafal, karena sangat ampuh untuk mengingat dalam jumlah besar.
Baca juga: Studi: Olahraga Rutin Bisa Bikin Otak Melupakan Kenangan Traumatis
2. Chunking (Pengelompokan Informasi)
Kalau informasi terlalu panjang, otak bisa cepat lelah. Teknik chunking membantu dengan cara membagi informasi besar jadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dicerna.
Misalnya, saat kamu mengingat nomor telepon 081234567890, akan lebih mudah dipecah menjadi 0812 – 3456 – 7890. Sama halnya dengan belajar materi pelajaran.
Daripada menghafal semuanya, kamu bisa kelompokkan per bagian: definisi, contoh, dan kesimpulan. Chunking bisa kamu pakai saat belajar bahasa asing atau menghafal poin penting dari buku.
3. Repetition (Pengulangan Berkala)
Pengulangan itu penting, tapi cara mengulang juga harus tepat. Kalau kamu mengulang informasi hanya dalam satu malam, otak belum sempat benar-benar menyimpan ke memori jangka panjang.
Coba gunakan spaced repetition atau pengulangan berkala. Misalnya, setelah belajar hari ini, ulangi lagi besok, dua hari kemudian, lalu seminggu setelahnya. Jarak waktu ini memberi ruang bagi otak untuk memproses informasi.
Metode ini cocok banget untuk pelajaran yang butuh diingat dalam jangka panjang, seperti kosakata bahasa asing, rumus matematika, istilah penting, atau poin-poin penting dari buku.
Baca juga: Studi Ilmiah di Balik Sensasi Déjà Vu, Apa yang Sebenarnya Terjadi pada Otak?
Kamu bisa mulai dari satu teknik dulu, lalu latih secara rutin. Dengan begitu, ingatan kamu akan makin tajam, dan kamu jadi lebih percaya diri saat harus mengingat banyak hal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Verywell Mind