INDOZONE.ID - Sebuah aksi terpuji dilakukan oleh para personel TNI AD yang rela berjalan kaki sambil memikul logistik korban bencana banjir Sumatra.
Hal tersebut terpaksa dilakukan karena akses menuju Desa Rumah Bundar, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, masih terputus hingga Selasa (9/12/2025).
Berdasarkan siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, dijelaskan bahwa para personel memilih berjalan kaki karena jalur darat terputus akibat banjir dan tanah longsor sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan.
Baca juga: Hati-Hati Monopause Dini! Pahami Penyebab dan Cara Mencegahnya
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan, personel yang dikerahkan dari Kodim 0108/Agara dari jajaran Kodam Iskandar Muda. Dia melanjutkan, semula personel masih bisa mengantar logistik menggunakan kendaraan darat.
"Sejak titik terakhir yang masih bisa dilalui roda empat di Desa Simpur, para Babinsa melanjutkan perjalanan menggunakan motor sampai di lokasi dimana medannya sudah tak memungkinkan untuk dilalui kendaraan roda dua," kata Donny, seperti INDOZONE sadur dari Antara.
Donny melanjutkan, para personelnya harus melalui medan yang cukup terjal dan berlumpur sambil memikul sembako.
"Meski cuaca tidak menentu, personel tetap bergerak membawa berbagai kebutuhan pokok yang sangat dinantikan warga," terang Donny.
Baca juga: Migrain Datang Tiba-Tiba? Stres Mungkin Biang Keroknya!
Donny melanjutkan, total logistik yang dibawa seberat satu ton beras, 25 dus mie instan, 15 papan telur, lima kardus susu, dua kardus sarden, sepuluh koli pakaian, serta berbagai kebutuhan penting lainnya.
"Seluruh barang dipikul bergantian demi memastikan bantuan tiba dengan aman di titik-titik permukiman yang masih terisolasi," jelas dia.
Hingga saat ini, proses distribusi secara manual itu masih terus berlangsung. Dia berharap, bantuan yang diantar itu dapat memenuhi seluruh kebutuhan pokok para korban bencana di Aceh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara