INDOZONE.ID - Setiap hal di dunia ini, memiliki inti atau pokok yang menjadi dasar keberadaannya. Baik itu benda, ide, atau peraturan, ada sesuatu yang membuatnya berbeda dan menjadi “apa adanya”.
Hal itulah yang dalam berbagai bidang disebut substansi.
Substansi adalah inti atau pokok dari suatu hal, yang menjadi dasar keberadaannya. Dengan memahami substansi, kita bisa melihat sesuatu lebih dalam.
Bukan hanya dari permukaannya, dan mengenali apa yang benar-benar penting di balik setiap benda, konsep, atau peristiwa.
Pengertian Substansi
Secara etimologis, kata substansi berasal dari bahasa Latin “substantia” yang berarti “sesuatu yang berada di bawah atau dasar”.
Dengan kata lain, substansi merupakan dasar atau inti dari sesuatu.
Secara umum, substansi adalah sesuatu yang menjadi pokok, inti, atau hakikat dari benda atau konsep tertentu.
Dalam ilmu pengetahuan dan berbagai bidang, pengertian substansi bisa berbeda-beda, tetapi selalu mengacu pada sesuatu yang mendasar dan menentukan karakter atau sifat hal tersebut.
Secara garis besar, substansi adalah elemen paling mendasar yang membentuk identitas sebuah objek atau ide. Jika substansi ini dihilangkan, maka objek tersebut kehilangan jati dirinya.
Baca juga: Gaya Kepemimpinan: Pengertian, Jenis, dan Contohnya dalam Organisasi
Makna Substansi
Makna substansi bisa dilihat dari beberapa sisi:
1. Esensi atau Hakikat
Substansi adalah inti yang menentukan identitas suatu benda atau konsep. Misalnya, substansi manusia adalah kesadaran, akal, dan kemampuan berpikir, karena itulah yang membedakan manusia dari makhluk lain.
2. Zat atau Materi Fisik
Dalam ilmu pengetahuan seperti kimia, substansi bisa berupa zat dengan sifat tertentu. Misalnya, air memiliki substansi berupa molekul H₂O yang bisa mengalami perubahan wujud dari cair menjadi es atau uap.
3. Isi atau Pokok Materi
Substansi juga bisa berarti inti atau konten dari suatu karya, dokumen, atau kegiatan. Misalnya, substansi sebuah laporan penelitian adalah temuan dan analisis yang menjadi dasar kesimpulan.
4. Makna Filosofis
Dalam filsafat, substansi adalah hakikat atau inti yang membuat sesuatu benar-benar ada. Misalnya, sebuah meja tetap substansinya sebagai meja meski bentuk, ukuran, atau warnanya berubah.
5. Hukum dan Politik
Substansi sering dikaitkan dengan isi atau materi muatan dari sebuah aturan. Dalam debat hukum, orang sering membedakan antara "prosedur" (cara aturan dibuat) dan "substansi" (apa yang sebenarnya diatur oleh aturan tersebut).
6. Komunikasi/Bahasa
Substansi berarti pokok pikiran atau pesan inti dari sebuah pembicaraan atau tulisan. Seringkali kita mendengar kalimat, "Bicaranya bertele-tele, tapi tidak ada substansinya," yang berarti pembicaraan tersebut tidak memiliki isi yang bermakna.
Baca juga: Sosiologi adalah: Pengertian, Ruang Lingkup, Tokoh, dan Contohnya
Contoh Substansi dalam Berbagai Bidang
Dalam Ilmu Kimia
Substansi dalam kimia adalah zat yang memiliki komposisi dan sifat tertentu. Contohnya air, yang memiliki substansi berupa molekul H₂O.
Molekul ini membuat air bisa tetap cair, membeku menjadi es, atau menguap menjadi uap. Oksigen juga termasuk substansi, karena menjadi gas penting untuk kehidupan.
Garam (NaCl) pun termasuk substansi, karena memiliki sifat larut dalam air dan rasa asin yang khas.
Dalam Bidang Farmasi (Obat-obatan)
Ketika kamu sakit kepala dan meminum obat, kamu mungkin melihat berbagai merek (brand) dengan kemasan yang berbeda-beda.
Namun, yang menyembuhkan kamu bukanlah mereknya, melainkan substansi aktifnya. Contohnya parasetamol adalah substansi aktif (inti) yang ada di dalam berbagai merek obat penurun panas.
Meskipun warna dan bentuk tabletnya berbeda, substansinya tetap sama.
Dalam Filsafat
Dalam filsafat, substansi mengacu pada esensi atau hakikat sesuatu. Misalnya, manusia memiliki substansi berupa kesadaran, akal, dan kemampuan berpikir.
Meja, misalnya, memiliki substansi berupa bentuk dan fungsi dasarnya sebagai tempat meletakkan barang. Begitu pula konsep keadilan memiliki substansi berupa prinsip atau nilai yang mendasarinya.
Dalam Hukum
Di dunia hukum, substansi adalah inti dari aturan atau dokumen hukum. Contohnya kontrak kerja, substansinya adalah hak dan kewajiban pekerja dan pemberi kerja.
Undang-undang perlindungan konsumen juga memiliki substansi berupa kewajiban penjual dan hak pembeli.
Dalam Pendidikan
Substansi pendidikan adalah materi pokok yang menjadi fokus pembelajaran. Misalnya, matematika di sekolah dasar memiliki substansi berupa operasi dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Literasi memiliki substansi berupa kemampuan membaca, menulis, dan memahami informasi.
Dengan memahami substansi materi, siswa bisa fokus pada hal-hal paling penting yang perlu dikuasai.
Dalam Kehidupan Sehari-hari
Substansi juga terlihat dalam kegiatan sehari-hari. Misalnya, substansi cerita adalah pesan moral atau inti tema yang ingin disampaikan, bukan hanya alur atau tokoh-tokohnya.
Dalam rapat, substansinya adalah keputusan dan langkah konkret yang diambil, bukan sekadar obrolan ringan.
Dalam Produk Teknologi
Sebuah smartphone bisa memiliki casing emas atau warna yang cantik (aksesori/tampilan), namun substansi teknologinya terletak pada chipset (prosesor), kapasitas memori, dan sistem operasinya yang menentukan kinerja ponsel tersebut.
Baca juga: Apa Itu Koordinasi? Pengertian, Fungsi, Tujuan, dan Contohnya Lengkap
Itulah penjelasan tentang substansi beserta pengertian, makna, dan contohnya dalam berbagai bidang. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan dan memudahkan kita memahami inti dari setiap hal di sekitar kita.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Id.wiktionary.org