INDOZONE.ID - Puasa Ramadan bukan sekedar menahan lapar dan haus, tapi juga soal menjaga stamina agar aktivitas harian tetap jalan.
Kuncinya sering kali ada di menu sahur. Salah pilih makanan, baru siang sedikit sudah lemas.
Tapi kalau tepat, rasa kenyang bisa bertahan lebih lama dan energi tetap stabil sampai waktu berbuka.
Biar sahur kamu nggak asal kenyang tapi juga “tahan lama”, ada beberapa prinsip penting yang wajib diperhatikan.
Baca juga: Lambung Perih Saat Puasa? Trik Simpel Ala Dokter Biar Asam Lambung Aman
3 Kunci Makanan Sahur yang Bikin Kenyang Lebih Awet
- Tinggi Serat: serat bekerja pelan di sistem pencernaan. Efeknya, perut terasa penuh lebih lama dan rasa lapar datang lebih lambat. Inilah alasan makanan berserat selalu jadi andalan saat puasa.
- Mengandung Lemak Sehat: lemak baik seperti lemak tak jenuh membantu mengontrol rasa lapar sekaligus mendukung kesehatan tubuh. Bonusnya, energi dilepaskan lebih stabil dan nggak bikin cepat drop.
- Kaya Protein: protein dicerna lebih lama dibanding karbohidrat. Selain menjaga otot, protein juga membantu mengatur hormon pengendali nafsu makan. Bahkan, riset yang dikutip dari Journal of Nutrition College menyebutkan konsumsi protein saat pagi atau sahur memberikan efek kenyang yang lebih kuat.
Baca juga: Cara Unik Tingkatkan Hormon Bahagia Remaja, Konsentrasi Belajar Jadi Maksimal
Rekomendasi Menu Sahur yang Bikin Perut Tahan Sampai Sore
- Oat: oat jadi favorit karena kaya serat beta-glukan. Kandungan ini membantu menstabilkan gula darah dan bikin perut nggak cepat kosong. Praktis, bisa diolah manis atau gurih.
- Kacang-kacangan: mulai dari almond, lentil, sampai kacang polong, semuanya punya kombinasi serat, protein, dan lemak sehat. Cocok untuk sahur karena bikin pencernaan kerja lebih stabil.
- Alpukat: buah satu ini tinggi lemak tak jenuh dan serat. Dalam satu alpukat ukuran sedang, seratnya sudah menyumbang cukup besar kebutuhan harian. Berdasarkan anjuran Ministry of Health, kebutuhan serat remaja dan dewasa tergolong tinggi — dan alpukat bisa jadi solusi lezatnya.
- Telur: sederhana tapi powerful. Satu butir telur mengandung sekitar 6 gram protein berkualitas tinggi lengkap dengan asam amino esensial. Mudah diolah, dari rebus sampai orak-arik.
Baca juga: Studi: Pembatasan Medsos Anak Tanpa Literasi Digital Berdampak pada Kesehatan Mental
- Ikan: baik ikan laut maupun air tawar, sama-sama tinggi protein. Menu ini membantu menjaga energi tetap stabil dan rasa kenyang bertahan lebih lama sepanjang hari.
Sahur bukan soal makan banyak, tapi makan dengan cerdas. Kombinasi serat, protein, dan lemak sehat terbukti bikin puasa terasa lebih ringan dan tubuh tetap bertenaga.
Jadi, kalau nggak mau puasa terasa berat sebelum azan magrib, mulai sekarang atur ulang menu sahurmu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Regalsprings.co.id