INDOZONE.ID - Menjalani puasa Ramadan seharusnya tidak membuat tubuh terasa lemas sepanjang hari.
Namun kenyataannya, banyak orang mengeluh cepat lelah, sulit fokus, bahkan sakit kepala saat beraktivitas selama bulan puasa.
Kondisi ini biasanya terjadi karena pola makan, tidur, dan aktivitas yang kurang tepat selama Ramadan.
Padahal, dengan kebiasaan yang benar, tubuh tetap bisa bertenaga dari pagi hingga waktu berbuka.
Agar puasa tetap lancar tanpa rasa lemas berlebihan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
Baca juga: 6 Peristiwa Bersejarah yang Terjadi di Bulan Syawal dalam Sejarah Islam
1. Kurangi Kafein agar Tubuh Lebih Stabil
Bagi sebagian orang, kopi atau teh menjadi minuman wajib setiap hari.
Namun konsumsi kafein berlebihan saat Ramadan bisa membuat tubuh lebih mudah merasa lelah.
Ketika tubuh terbiasa dengan kafein lalu tiba-tiba berkurang saat siang hari, efeknya bisa memicu sakit kepala hingga rasa lemas.
Karena itu, sebaiknya batasi minuman berkafein dan perbanyak air putih saat sahur dan berbuka.
Dengan begitu, tubuh tetap terhidrasi dan energi lebih stabil sepanjang hari.
Baca juga: Lelah dan Gelisah? Ini Doa yang Bisa Menenangkan Hati dan Pikiran
2. Pilih Makanan yang Mengenyangkan Lebih Lama
Salah satu kunci agar tidak cepat lemas saat puasa adalah memilih makanan yang tepat saat sahur dan berbuka.
Makanan yang mengandung protein, serat, serta lemak sehat bisa membantu tubuh merasa kenyang lebih lama.
Contohnya seperti telur, ikan, kacang-kacangan, sayur, dan biji-bijian utuh.
Selain itu, buah dan sayuran juga penting untuk membantu sistem pencernaan tetap sehat selama menjalani puasa.
Hindari terlalu banyak makanan manis atau tinggi gula karena dapat membuat energi cepat naik, tetapi juga cepat turun sehingga tubuh lebih mudah merasa lemas.
Baca juga: Hukum Menikah dalam Islam: Pengertian, Dalil, dan Syarat yang Perlu Diketahui
3. Jaga Pola Tidur agar Tubuh Tetap Fit
Selama Ramadan, jadwal tidur sering berubah karena harus bangun sahur. Jika tidak diatur dengan baik, kurang tidur bisa membuat tubuh terasa lelah sepanjang hari.
Karena itu, usahakan untuk tidur lebih awal di malam hari. Jika memungkinkan, tidur siang sebentar juga dapat membantu memulihkan energi.
Pola tidur yang cukup akan membantu tubuh tetap segar dan menjaga konsentrasi selama berpuasa.
4. Tetap Bergerak dengan Olahraga Ringan
Meski sedang berpuasa, tubuh tetap membutuhkan aktivitas fisik agar tetap bugar.
Baca juga: 7 Amalan di 10 Malam Terakhir Ramadan: Jangan Dilewatkan, Bisa Jadi Kamu Bertemu Lailatul Qadr
Olahraga ringan seperti berjalan kaki atau peregangan dapat membantu menjaga sirkulasi darah dan meningkatkan energi.
Waktu terbaik untuk olahraga biasanya menjelang berbuka atau setelah berbuka puasa.
Aktivitas sederhana ini membantu tubuh tetap aktif tanpa membuat energi terkuras berlebihan.
5. Perhatikan Kondisi Tubuh, Terutama bagi Kelompok Tertentu
Beberapa kelompok seperti anak-anak yang baru belajar berpuasa, remaja dengan aktivitas padat, hingga lansia memerlukan perhatian khusus selama Ramadan.
Orang lanjut usia misalnya, lebih rentan mengalami dehidrasi dan penurunan tekanan darah.
Karena itu, penting untuk memastikan asupan cairan dan nutrisi tetap terpenuhi saat sahur dan berbuka.
Baca juga: Laylatul Qadr di Berbagai Negara: Ragam Tradisi Unik Muslim Dunia Menyambut Malam Penuh Kemuliaan
Sementara bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes, tekanan darah tinggi, atau penyakit jantung, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan puasa tetap aman dijalani.
Dengan pola makan yang tepat, tidur cukup, serta aktivitas fisik yang seimbang, puasa Ramadan tidak harus identik dengan tubuh lemas.
Justru dengan kebiasaan yang sehat, tubuh bisa tetap bugar dan berenergi sepanjang hari selama bulan suci.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gulfnews.com