INDOZONE.ID - Penyebab anak cemburu pada orang tua sering kali dianggap hal sepele. Padahal, rasa cemburu yang dirasakan anak bisa memicu konflik di rumah, membuat anak lebih sensitif, hingga mempengaruhi hubungan dengan orang tua maupun saudara kandung.
Seiring tumbuh kembangnya, memang wajar merasa anak iri ketika perhatian orang tua terbagi. Misalnya saat orang tua sibuk bekerja, lebih fokus pada adik baru, atau terlihat lebih dekat dengan pasangan.
Namun jika dibiarkan terus-menerus, kecemburuan anak bisa berkembang menjadi perilaku agresif, tantrum, atau menarik diri.
Baca juga: 1 Dzulhijjah 2026 Jatuh Pada Tanggal Berapa? Cek Jadwal Lengkapnya di Sini
Lalu, apa sebenarnya penyebab anak cemburu pada orang tua? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Rasa Cemburu pada Anak?
Cemburu adalah emosi alami yang bisa dirasakan siapa saja, termasuk anak-anak. Biasanya perasaan ini muncul saat anak merasa perhatian, kasih sayang, atau posisi pentingnya sedang terancam.
Pada anak, rasa cemburu umumnya muncul karena mereka belum mampu mengelola emosi dengan baik. Akibatnya, anak menunjukkan reaksi berlebihan ketika merasa tersaingi.
Psikolog menyebut kecemburuan sebagai bagian normal dari perkembangan emosional anak, terutama di usia balita hingga masa sekolah.
Penyebab Anak Cemburu pada Orang Tua
Ada beberapa alasan kenapa anak bisa merasa cemburu terhadap orang tua.
Baca juga: 3 Cara Tegas Hadapi Pasangan yang Suka Melanggar Batasan Kamu
1. Merasa Perhatian Orang Tua Berkurang
Saat perhatian ayah atau ibu terbagi ke pasangan, adik, pekerjaan, atau hal lain, anak bisa merasa tersisih. Mereka menganggap dirinya tidak lagi menjadi pusat perhatian di rumah.
2. Hadirnya Adik Baru
Banyak anak pertama merasa cemburu saat adik lahir. Sebab, bayi biasanya membutuhkan perhatian ekstra dari orang tua.
Anak yang lebih besar bisa merasa posisinya tergeser dan mulai menunjukkan perilaku manja atau rewel.
3. Sifat Egosentris yang Masih Normal
Pada usia dini, anak masih melihat dunia berpusat pada dirinya sendiri. Mereka merasa semua perhatian seharusnya diberikan untuk dirinya. Saat kenyataan tidak sesuai harapan, muncullah rasa iri.
4. Sulit Mengekspresikan Perasaan
Anak belum tentu bisa bilang, “Aku kangen Ayah” atau “Aku pengin ditemenin Ibu.”
Karena belum pandai mengungkapkan emosi, rasa sayang justru muncul dalam bentuk cemburu, marah, atau tantrum.
5. Merasa Tidak Aman
Anak butuh rasa aman dari kehadiran orang tua. Ketika mereka takut kehilangan kedekatan itu, kecemburuan bisa muncul sebagai bentuk pertahanan diri.
Baca juga: Tanpa Sadar Kamu Memilih untuk Insecure! Ini Faktanya yang Jarang Disadari Banyak Orang
Tanda-Tanda Anak Cemburu pada Orang Tua
Beberapa ciri anak sedang cemburu yang perlu diperhatikan antara lain.
- Tiba-tiba jadi manja berlebihan
- Mudah marah atau tantrum
- Sering mengganggu adik atau saudara
- Menolak tidur sendiri
- Minta digendong terus
- Menjadi pendiam dan menarik diri
- Sengaja berbuat nakal demi cari perhatian
- Mengeluh sakit padahal tidak ada masalah medis jelas
Jika tanda-tanda ini muncul terus-menerus, orang tua perlu lebih peka.
Baca juga: 6 Prosedur Evakuasi Diri yang Wajib Kamu Tahu, Bisa Selamatkan Nyawa Saat Bencana!
Bahaya Jika Anak Cemburu Dibiarkan
Rasa cemburu yang tidak ditangani bisa berdampak pada perkembangan emosional anak.
- Anak jadi mudah marah
- Sulit percaya diri
- Hubungan dengan saudara buruk
- Merasa kurang dicintai\
- Sulit mengatur emosi saat dewasa
- Bermasalah dalam pertemanan
Karena itu, penting bagi orang tua untuk membantu anak memahami emosinya sejak dini.
Cara Mengatasi Anak Cemburu pada Orang Tua
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.
1. Luangkan Waktu Khusus
Sisihkan waktu berdua dengan anak meski hanya 15–20 menit sehari. Fokus penuh tanpa gadget bisa membuat anak merasa dihargai.
Baca juga: Studi: Wanita Lebih Sering Stalking Mantan di Medsos Meskipun Ngaku Sudah Move On
2. Validasi Perasaannya
Jangan langsung bilang anak lebay atau manja. Coba katakan:
“Ayah tahu kamu sedih karena Ibu lagi sibuk.”
Kalimat sederhana ini bisa membuat anak merasa dimengerti.
3. Hindari Membandingkan Anak
Membandingkan dengan adik atau saudara lain bisa memperparah kecemburuan.
4. Libatkan Anak
Jika ada adik baru, libatkan kakak dalam hal kecil seperti mengambil popok atau memilih baju bayi.
5. Ajarkan Cara Menyampaikan Perasaan
Bantu anak belajar bicara soal emosinya daripada melampiaskan dengan marah.
Penyebab anak cemburu pada orang tua bukan semata karena anak nakal atau manja. Sering kali, itu adalah sinyal bahwa anak sedang butuh perhatian, rasa aman, dan koneksi emosional lebih besar dengan keluarganya.
Baca juga: Belum Tuntas Isu Objektifikasi Perempuan UI, Kini Lagu 'Erika' Mahasiswa Tambang ITB Tuai Sorotan
Dengan komunikasi yang hangat dan respons yang tepat, rasa cemburu pada anak bisa diatasi tanpa harus menjadi konflik besar di rumah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Findmykids.org