INDOZONE.ID - Gulma atau rumput liar memang sering membuat pemilik kebun dan halaman rumah kesal. Meski rumput terlihat rapi dan terawat, gulma tetap bisa muncul dan mengganggu tampilan.
Salah satu cara untuk mengurangi pertumbuhan gulma adalah tidak memangkas rumput terlalu pendek. Rumput yang sedikit lebih panjang dapat membantu menghambat penyebaran biji gulma ke tanah.
Baca juga: 10 Ide Lomba Class Meeting Seru dan Kreatif untuk Sekolah
Namun jika gulma sudah mulai bermunculan, ada beberapa cara alami yang bisa dicoba untuk membantu mengendalikannya tanpa bergantung pada bahan kimia.
Tips Meracik Pembasmi Gulma Alami untuk Kebun
1. Gunakan Air Mendidih
Cukup didihkan air, lalu siramkan langsung ke area yang ditumbuhi gulma, terutama di sela-sela paving, trotoar, atau jalan setapak.
Air panas dapat membuat gulma cepat layu dan mati. Namun, lakukan dengan hati-hati agar tidak terkena tanaman lain yang ingin dipertahankan.
Baca juga: Menahan Tangis Punya Efek bagi Emosi, Dampaknya Jangka Panjang!
Jika gulma tumbuh lagi, kamu bisa mengulangi cara ini beberapa kali hingga area tersebut lebih bersih.
2. Tutupi Gulma dengan Koran
Jika gulma tumbuh cukup banyak di area kebun, koran bekas bisa menjadi solusi yang cukup praktis.
Caranya, potong atau bersihkan gulma yang sudah tinggi terlebih dahulu. Setelah itu, tutupi permukaannya menggunakan beberapa lapis koran dan tambahkan mulsa di atasnya.
Baca juga: Menangis Punya Manfaat Besar untuk Tubuh! Ini yang Terjadi Saat Kamu Menitikkan Air Mata
Lapisan koran akan menghalangi sinar matahari dan udara yang dibutuhkan gulma untuk tumbuh. Menariknya, koran akan terurai dengan sendirinya seiring waktu sehingga tidak perlu dibersihkan kembali.
3. Jus Lemon
Jus lemon mengandung asam alami yang bisa membantu mengeringkan daun gulma. Masukkan jus lemon ke dalam botol semprot, lalu semprotkan langsung ke bagian daun yang ingin dikendalikan.
Dalam beberapa hari, gulma biasanya mulai mengering. Untuk hasil yang lebih kuat, sebagian orang mencampurkan jus lemon dengan cuka.
Namun, penggunaannya tetap perlu hati-hati agar tidak mengenai tanaman lain di sekitar area kebun.
Baca juga: 12 Contoh Hewan Avertebrata Beserta Ciri-ciri dan Penjelasannya
4. Campuran Cuka dan Boraks
Cuka sering digunakan sebagai salah satu bahan alami untuk membantu mengendalikan gulma.
Beberapa orang juga menambahkan boraks dan sedikit sabun cuci piring ke dalam larutan semprot. Campuran ini biasanya digunakan langsung pada area yang ditumbuhi gulma.
Namun, penggunaannya perlu sangat hati-hati. Larutan tersebut tidak hanya bisa memengaruhi gulma, tetapi juga tanaman lain dan tanah yang berada di sekitarnya.
Dengan perawatan yang konsisten, gulma bisa lebih mudah dikendalikan tanpa perlu mengeluarkan biaya besar. Selain lebih hemat, cara alami juga bisa menjadi pilihan untuk menjaga kebun tetap rapi dan nyaman dipandang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Realsimple.com