Puasa sebelum Idul Adha menjadi amalan yang baik dan berpahala. Kamu bisa melakukan Puasa Dzulhijjah hingga Puasa Arafah yang punya keutamaan penggugur dosa.
Menurut hadits dari Hafsah binti Umar bin Khattab RA, Nabi Muhammad SAW tak pernah meninggalkan amalan ini.
Ia berkata, "Ada empat hal yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW yaitu, puasa Asyura, puasa sepuluh hari di bulan Dzulhijjah, puasa tiga hari setiap bulan, dan dua rakaat sebelum subuh." (HR Ahmad dan An Nasa i).
Dilansir dari laman resmi Baznas, berikut ini 3 jenis puasa sunnah sebelum Idul Adha, lengkap dengan bacaan niat dan keutamaannya. Yuk simak!
Baca Juga: 3 Pidato Singkat Tentang Idul Adha yang Bikin Kamu Mikir Ulang Arti Pengorbanan
3 Puasa Sebelum Idul Adha untuk Penggugur Dosa
1. Puasa Dzulhijjah
Puasa Dzulhijjah dilakukan dari tanggal 1 sampai 7 Dzulhijjah. Keutamaannya Puasa Dzulhijjah adalah pahala amal kebaikan kamu bisa dilipatgandakan loh!
Rasulullah SAW bersabda:
"Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya dibanding sepuluh hari pertama Dzulhijjah." (HR Ahmad)
Niat Puasa Dzulhijjah:
Nawaitu shouma syahri dzulhijjah sunnatan lillahi ta'ala
(Artinya: Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta'ala)
2. Puasa Tarwiyah
Setelah 7 hari melaksanakan Puasa Dzulhijjah, di hari ke-8 kamu bisa lanjut melakukan Puasa Tarwiyah.
Keutamaan Puasa Tarwiyah:
"Barangsiapa berpuasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti puasa sebulan. Dan, untuk puasa pada hari Tarwiyah seperti puasa setahun, sedangkan untuk puasa hari Arafah seperti puasa dua tahun." (HR. Ali Al-Muairi, At-Thibbi, Abu Sholeh, dan Ibnu Abbas).
Niat Puasa Tarwiyah
Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta ala
Artinya: Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta ala.
Baca Juga: 3 Khutbah Idul Adha yang Bermakna dan Menyentuh Hati
3. Puasa Arafah
This is the golden day buat puasa! Karena kalau kamu melakukan Puasa Arafah bisa menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Rasulullah Saw bersabda:
"Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim).
Niat Puasa Arafah:
Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala
(Artinya: Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BAZNAS