Senin, 29 JULI 2019 • 15:40 WIB

6 Kontes Kecantikan Dunia, dari Miss Internasional Hingga Miss World

Author

photo/Instagram/@missgrandinternational

Putri Indonesia Lingkungan Hidup 2017, Kevin Lilana dinobatkan menjadi Miss International 2017 setelah mengalahkan 65 wanita yang menjadi perwakilan dari sejumlah negara di Tokyo Dome City Hall, Tokyo, Jepang, Selasa (14/11/2017).

Di balik berita tersebut, ternyata masih banyak orang bertanya-tanya soal berbagai kontes kecantikan yang ada di dunia. Sejatinya, ada berbagai ajang ratu kecantikan internasional. Hampir semua kontes tingkat dunia itu berlangsung berbarengan. Dimulai dari Miss Grand International, Miss International, Miss World, Miss Supranational, Miss Earth, hingga Miss Universe.

Deretan kontes-kontes kecantikan tersebut mungkin sering didengar. Semuanya hampir sama di mana penilaian utama dilihat dari kecantikan, kepintaran, dan attitude. Namun, meski terkesan serupa, sebenarnya ada perbedaan dari berbagai kontes kecantikan itu.

Dirangkum Indozone dari berbagai sumber, Senin (29/7), berikut ini 6 kontes kecantikan dunia:

1. Miss Grand International

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Miss Grand International (@missgrandinternational) on

Kontes kecantikan ini tergolong baru dibanding yang lainnya. Digelar sejak 2013 lalu oleh Miss Grand International Organization, kontes ini berpusat di Bangkok Thailand. Nama Miss Grand International sendiri menggambarkan kekuatan, kebesaran dan kemegahan dalam diri seseorang dengan slogan 'Stop the War and Violence'. 

Wanita yang menyandandang gelar Miss Grand International akan menjadi pembawa pesan perdamaian bagi dunia. Mahkota yang digunakan berubah sebanyak dua kali semenjak diselenggarakan, yaitu tahun 2013 hingga 2015, kemudian mahkota yang digunakan saat ini mulai dipamerkan ke publik tahun 2016.

2. Miss International

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kevin Lilliana (@kevinlln) on

Miss International (bernama resmi Miss International Beauty Pageant) adalah kontes kecantikan terbesar ketiga di dunia setelah Miss World dan Miss Universe. Kontes ini awalnya digelar di AS pada 1960, lalu berpusat di Tokyo Jepang.

Walaupun disebut juga sebagai "Festival Kecantikan" dan bahkan "Olimpiade Kecantikan", ajang ini tidak hanya didasarkan pada penampilan. Peserta diharapkan bertindak sebagai "Duta Besar Perdamaian dan Kecantikan", menunjukkan kelembutan, kebaikan, persahabatan, kecantikan, intelijensi, kemampuan untuk bertindak, dan, yang paling penting, sensibilitas internasional yang besar.

3. Miss World

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Vanessa Ponce de Leon (@vanessaponcedeleon) on

Mengusung motto 'Beauty with a Purpose', Miss World merupakan salah satu kontes kecantikan tertua yang berlangsung sejak 1951 dan berpusat di London, Inggris. Kontes yang diprakarsai oleh Eric Morley ini bertujuan ingin meletakkan porsi terbesar kontes pada penilaian dampak kinerja para kontestan pada organisasi nonprofit atau organisasi yang ia buat sendiri.

Kontes kecantikan yang diadakan pertama kali di Inggris ini awalnya merupakan festival kontes bikini yang bertujuan untuk menghormati pakaian renang yang baru pertama kali diperkenalkan saat itu. Namun, di kemudian hari Morley memutuskan untuk membuat kontes ini menjadi acara tahunan.

4. Miss Supranational

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Karina Nadila (@karinadila8921) on

Kontes kecantikan ini diprakarsasi oleh World Beauty Organization dengan kantor pusat di Panama dan dimulai sejak 2009 lalu. Dari laman resminya, kontes ini mengusung tiga hal yakni Glamour, Fashion dan Natural Beauty. Kontes ini benar-benar mengedepankan performance kontestan. Mahkota yang disematkan untuk kontes kecantikan yang diikuti oleh 80 kompetitor ini memiliki warna dominan perak dengan batu berlian berwarna biru.

5. Miss Universe

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Miss Universe (@missuniverse) on

Miss Universe bisa dibilang sebagai salah satu kontes kecantikan tertua dan bergengsi hingga saat ini. Awal kali, kontes ini digelar pada tahun 1952 di Las Vegas, Amerika Serikat. Miss Universe sendiri telah menggunakan sembilan mahkota.

Dilansir dari laman resminya, Miss Universe mengusung misi 'Confidently Beautiful', yang menyediakan berbagai perangkat yang membantu para wanita memperoleh versi terbaik dirinya. Dalam kontes ini, kuncinya adalah percaya diri untuk berdiri dalam situasi apapun dan mendeklarasikan, "Saya percaya diri dan itu yang membuat saya cantik."

Miss Universe berawal dari acara Pacific Mills yang mempromosikan produk pakaian renang Catalina pada 1952 dan dijuarai oleh Armi Kuusela dari Finlandia. Namun di tahun 1996, Donald Trump membeli Miss Universe, Inc yang kemudian diubah namanya menjadi Miss Universe Organization. Setelah 20 tahun, Donald Trump menjual seluruh perusahaan kepada WME/IMG.

6. Miss Earth

photo/Saigoneer

Kontes kecantikan Miss Earth sedikit cukup berbeda dari kontes yang lain. Kontes ini dibentuk sejak tahun 2001 menjadi salah satu kontes kecantikan internasional dengan slogan "Beauties for a Cause."

Selama satu tahun masa menjabat, seorang Miss Earth harus mempromosikan proyek spesifik dan membahas isu-isu tentang lingkungan serta isu-isu global lainnya. Mahkota Miss Earth juga beberapa kali diganti dan yang terbaru dipamerkan ke publik tahun 2009. Desainnya terbuat dari batu permata dan 100% daur ulang emas 14 karat dan perak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU