INDOZONE.ID - Dalam beberapa tahun terakhir, banyak orang beralih ke jus buah sebagai alternatif lebih sehat dibandingkan minuman manis seperti soda.
Namun, sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa konsumsi jus buah yang berlebihan dapat menambah risiko terkena stroke, mirip dengan efek yang ditimbulkan oleh soda.
Berikut penjelasannya.
Temuan Studi Mengenai Minuman Manis
Penelitian yang dilakukan dalam kerangka studi Interstroke, yang merupakan salah satu analisis terbesar terkait faktor risiko stroke, menunjukkan hubungan antara konsumsi minuman manis dan peningkatan risiko stroke.
Dalam studi ini, para peneliti membandingkan pola konsumsi minuman pada individu yang mengalami stroke akut dengan kelompok kontrol yang tidak memiliki riwayat stroke.
Baca Juga: 5 Penyebab Penyakit Stroke Meningkat di Kalangan Muda
Hasilnya menunjukkan bahwa minuman manis, baik dari soda maupun jus buah, dapat menyebabkan perubahan metabolisme dalam tubuh, termasuk peningkatan tekanan darah dan resistensi insulin, yang merupakan faktor risiko stroke.
Mengapa Jus Buah Berisiko?
Jus buah sering dianggap sebagai pilihan sehat, tetapi tidak semua jus sama. Banyak jus kemasan yang mengandung gula tambahan dan kekurangan serat, sehingga tidak seefektif buah utuh.
Bahkan jus yang baru diperas tetap memiliki konsentrasi gula yang tinggi, yang dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah.
Konsumsi jus buah dalam jumlah besar juga berpotensi menambah berat badan, yang merupakan faktor lain yang dapat meningkatkan risiko stroke.
Air Putih sebagai Pilihan Lebih Aman
Salah satu penemuan penting dalam studi ini adalah manfaat dari konsumsi air putih. Berbeda dengan minuman manis, air putih dapat menurunkan risiko stroke, menjadikannya pilihan minuman terbaik untuk kesehatan jantung.
Air tidak menambah kalori atau gula dan menyehatkan fungsi tubuh, seperti pengaturan tekanan darah dan sirkulasi darah.
Tips Mengurangi Minuman Manis
Mengurangi asupan minuman manis memang tidak mudah, tetapi langkah ini penting untuk menekan risiko stroke. Berikut adalah beberapa tips praktis yang bisa diikuti:
1. Pilih Buah Utuh
Lebih baik mengonsumsi buah utuh daripada jus, karena serat dalam buah membantu memperlambat penyerapan gula.
Baca Juga: Sering Makan Ultra Processed Food Bisa Sebabkan Stroke dan Demensia
2. Infuse Water
Jika air putih terasa kurang menarik, tambahkan irisan buah seperti lemon atau timun untuk memberi rasa tanpa menambah gula.
3. Batasi Jus Kemasan
Jika kamu menyukai jus, batasi konsumsi jus kemasan dan kamu dapat mencampurnya dengan air agar asupan gula berkurang.
4. Pilih Teh Herbal
Teh herbal tanpa gula bisa menjadi alternatif yang sehat, memberikan hidrasi tanpa kalori tinggi.
Demikian beberapa penjelasan mengenai konsumsi jus buah yang berlebihan yang dapat menambah risiko terkena stroke, mirip dengan efek yang ditimbulkan oleh soda.
Studi terbaru ini memberikan wawasan baru tentang risiko yang mungkin terkait dengan konsumsi berlebihan dari minuman yang dianggap sehat.
Meskipun mengonsumsi jus buah sesekali tidak berbahaya, penting untuk tidak melakukannya secara berlebihan agar risiko stroke tetap rendah.
Memilih air putih sebagai minuman utama adalah langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Onlymyhealth.com