INDOZONE.ID - Di era digital seperti sekarang, informasi terasa hanya sejauh satu klik. Lapar? Cari resep di Google. Tersesat? Tanyakan pada Siri.
Merasa tidak enak badan? Ketik saja gejala di kolom pencarian. Praktis dan cepat. Namun, apakah langkah ini aman jika menyangkut kesehatan?
Dalam wawancaranya yang dikutip dari Hindustan Times, seorang klinisi kosmetologi dan pendiri The Cosmo-Square Clinic, dr. Trishna Gupte, menyampaikan, kekhawatirannya terkait kebiasaan masyarakat yang melakukan diagnosa mandiri lewat internet.
“Google dan Facebook diam-diam memantau kebiasaan online kita, menyusun profil digital lengkap tentang siapa kita,” ungkapnya.
“Bahkan, mereka bekerja sama dengan broker data seperti Oracle dan Experian untuk menggabungkan informasi pribadi yang mungkin tidak kita ceritakan kepada dokter—seperti kebiasaan belanja, lokasi yang kita kunjungi, hingga kondisi finansial. Cukup menyeramkan jika dipikirkan,” sambungnya.
Baca juga: Hati-hati, Ini dia Bahaya Self Diagnosis yang Kamu Harus Tau!
Menurut dr. Gupte, internet merupakan ladang ranjau informasi kesehatan. Sehingga, perlu hati-hati dalam menerima beragam informasi.
“Perkembangan pengobatan dan teknologi medis memang luar biasa, namun di sisi lain, penyebaran informasi keliru juga meningkat tajam,” katanya.
Ia menekankan, pentingnya memilah sumber informasi dari internet. Misal, mengambil sumber dari situs resmi pemerintahan, hingga dokter.
“Kecuali kamu mengakses situs resmi seperti yang berakhiran .gov, .edu, atau laman resmi dokter, tidak ada jaminan bahwa informasi tersebut benar. Namun tetap saja, banyak orang tergoda untuk mencari tahu sendiri gejala yang mereka rasakan, apalagi saat terbangun di tengah malam dan merasa cemas,” ucap dr. Gupte.
Ilustrasi seseorang sedang mencari tahu soal penyakit lewat Google. (freepik.com)
Dr. Gupte bilang, Internet memang bisa membantu, tetapi juga bisa memperburuk kecemasan atau memberi rasa aman palsu.
“Mesin pencari tidak tahu riwayat medis kamu, alergi, atau obat yang sedang kamu konsumsi, atau hal-hal yang sangat penting dalam proses diagnosis yang dilakukan oleh dokter,” ujarnya.
Meski begitu, dr. Gupte tidak menolak sepenuhnya penggunaan internet dalam mencari informasi kesehatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustan Times