Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 03 AGUSTUS 2025 • 11:20 WIB

Waspada Migrain dengan Aura! Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Waspada Migrain dengan Aura! Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara MengatasinyaIlustrasi seseorang mengalami migrain dengan aura. (Freepik)

INDOZONE.ID - Migrain dengan aura merupakan salah satu jenis sakit kepala berat, yang ditandai dengan kemunculan gangguan penglihatan sebelum serangan sakit kepala terjadi. 

Dikutip dari American Optometric Association, gejala visual ini bisa berupa kilatan cahaya, cahaya berpendar (scintillating), hingga penggelapan penglihatan. Baik itu di bagian tengah maupun pinggir pandangan.

Penyebab dan Faktor Risiko

Migrain dengan aura memiliki penyebab dan pemicu yang mirip dengan jenis migrain lainnya. Beberapa faktor yang diketahui dapat memicu kondisi ini antara lain:

  • Stres
  • Konsumsi alkohol, terutama anggur merah
  • Perubahan hormonal pada wanita
  • Pola makan yang buruk atau kurang tidur
  • Riwayat migrain dalam keluarga
  • Respons alergi
  • Paparan cahaya terang atau berkedip yang intens

Baca juga: Catat! Begini Cara Pulih dari ‘Hangover’ Migrain

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Sebelum rasa nyeri kepala menyerang, penderita biasanya mengalami gangguan visual seperti kilatan cahaya atau penglihatan yang menggelap. Aura ini umumnya bermula dari tengah pandangan, dan meluas ke bagian luar. Kemudian diikuti dengan sakit kepala berat.

Namun, apabila migrain disertai dengan gejala berat seperti pupil yang tidak sama besar, pupil yang sangat melebar atau menyempit, serta mual dan muntah hebat, kondisi ini bisa mengindikasikan gangguan yang serius bahkan mengancam jiwa. 

Dalam kasus seperti ini, dibutuhkan penanganan medis darurat sesegera mungkin.

Waspada Migrain dengan Aura! Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara MengatasinyaIlustrasi migrain dengan mengalami gangguan penglihatan. (Freepik)

Diagnosis dan Pemeriksaan

Untuk memastikan penyebab dari gangguan visual, diperlukan pemeriksaan mata oleh dokter optometri. Langkah ini bertujuan untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lain seperti robekan atau lepasnya retina, maupun kerusakan lain pada struktur dalam mata.

Penanganan dan Pengobatan

Setelah kondisi mata dinyatakan normal, pasien biasanya akan dirujuk ke dokter layanan primer untuk evaluasi lebih lanjut terkait migrain atau kemungkinan tekanan darah tinggi. 

Penanganan migrain dapat melibatkan kombinasi pengobatan, perubahan gaya hidup, serta pengendalian faktor pemicu.

Pencegahan

Langkah pencegahan terbaik adalah dengan menghindari situasi atau pemicu yang diketahui dapat memicu serangan migrain. Ini termasuk menjaga pola tidur, menghindari stres berlebih, serta membatasi konsumsi makanan atau minuman tertentu seperti anggur merah.

Oleh karena itu, dengan memahami gejala dan faktor risiko migrain dengan aura, kamu diharapkan lebih waspada dan segera mengambil tindakan tepat sebelum kondisi berkembang menjadi lebih parah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: American Optometric Association

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Waspada Migrain dengan Aura! Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!