Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 09 OKTOBER 2025 • 15:00 WIB

Ternyata Otak Didominasi Lemak! Ini Alasannya Kenapa Nutrisi Penting Buat Kerja Otak

Ternyata Otak Didominasi Lemak! Ini Alasannya Kenapa Nutrisi Penting Buat Kerja OtakIlustrasi makanan kaya nutrisi (Freepik) (Freepik)

INDOZONE.ID - Kalau otakmu kehilangan seluruh kelembapannya, beratnya akan didominasi oleh lemak, atau yang dikenal sebagai lipid. Tapi bukan cuma lemak yang ada di situ, lho! Ada juga protein, asam amino, mikronutrien, dan glukosa yang membuat otak tetap berfungsi optimal.

Otak bukan sekadar kumpulan nutrisi. Setiap komponennya punya peran penting dalam fungsi otak, perkembangan, suasana hati, dan energi. Pernah merasa lesu setelah makan berat atau tiba-tiba melek tengah malam? Bisa jadi itu efek makanan terhadap otakmu.

Di antara banyaknya lemak di otak, omega-3 dan omega-6 jadi bintang utamanya. Dua asam lemak ini berperan penting dalam mencegah gangguan degeneratif otak. Sayangnya, tubuh kita nggak bisa memproduksinya sendiri. Karena itu, penting untuk mengonsumsi makanan kaya omega seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan ikan berminyak supaya sel-sel otak tetap sehat dan terawat.

Baca juga: MMS Jadi Terobosan Nutrisi Turunkan Angka Kematian dan Tingkatkan Kognitif Bayi

Meski lemak omega baik untuk otak, konsumsi lemak trans dan lemak jenuh dalam jangka panjang justru bisa berdampak buruk pada kesehatan otak. Jadi, jangan asal pilih sumber lemak, ya!

Selain lemak, protein dan asam amino juga punya peran besar sebagai bahan baku utama untuk pertumbuhan dan perkembangan otak. Asam amino berfungsi sebagai prekursor neurotransmitter, yaitu pengirim sinyal antar neuron yang bisa memengaruhi suasana hati, tidur, fokus, dan bahkan berat badan.

Ini juga alasan kenapa kamu bisa merasa rileks setelah makan pasta, atau lebih waspada setelah menyantap makanan tinggi protein. Kombinasi berbagai senyawa kompleks dalam makanan dapat merangsang sel otak untuk melepaskan norepinefrin, dopamin, dan serotonin, alias hormon mood booster.

Tapi, akses ke sel otak itu nggak semudah yang dibayangkan. Asam amino harus “berebut” untuk bisa masuk ke otak. Karena itu, pola makan seimbang penting supaya otak tetap menerima sinyal optimal dan suasana hati tetap stabil.

Sama seperti organ lain, otak juga membutuhkan mikronutrien untuk berfungsi maksimal. Antioksidan dari buah dan sayuran membantu melawan radikal bebas, menjaga otak tetap sehat dan bekerja lebih lama.

Ternyata Otak Didominasi Lemak! Ini Alasannya Kenapa Nutrisi Penting Buat Kerja OtakIlustrasi buah dan sayur. (FREEPIK/sommail)

Tanpa mikronutrien seperti vitamin B6, B12, dan asam folat, otak bisa lebih rentan terhadap penyakit degeneratif dan penurunan kemampuan berpikir. Mineral seperti besi, tembaga, seng, dan sodium juga berperan penting dalam menjaga kesehatan otak serta perkembangan kognitif.

Selain itu, otak membutuhkan banyak energi untuk menjalankan semua fungsinya. Meski ukurannya hanya sekitar 2% dari berat tubuh, otak mengonsumsi hampir 20% energi total! Sumber utama energi ini berasal dari karbohidrat, yang diolah tubuh menjadi glukosa atau gula darah.

Bagian lobus frontal otak sangat sensitif terhadap penurunan kadar glukosa. Kalau gula darah turun, fungsi mental bisa terganggu. Makanya, nutrisi sangat berpengaruh terhadap kinerja otak!

Karbohidrat sendiri hadir dalam tiga bentuk: pati, gula, dan serat. Makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti roti putih bisa menyebabkan lonjakan glukosa yang drastis, lalu turun tiba-tiba. Akibatnya, fokus dan suasana hati ikut menurun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube/@TEDEd

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ternyata Otak Didominasi Lemak! Ini Alasannya Kenapa Nutrisi Penting Buat Kerja Otak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!