Ilustrasi kanker payudara (sciencenorway.no)
INDOZONE.ID - Kanker payudara masih menjadi salah satu penyakit paling berisiko bagi perempuan di dunia. Banyak wanita baru menyadari keberadaan kanker payudara stadium awal ketika kondisinya sudah cukup parah.
Padahal, mengenali gejala awal kanker payudara bisa membuat pengobatan lebih efektif dan peluang sembuh jauh lebih besar. Berikut ciri-ciri kanker payudara pada wanita yang kerap diabaikan.
Ilustrasi kanker payudara. (freepik)
Salah satu ciri kanker payudara yang diabaikan adalah perubahan pada kulit di sekitar puting atau areola. Kulit bisa terasa kasar, bersisik, atau memerah, bahkan tampak seperti eksim yang tidak kunjung sembuh.
Kadang muncul sensasi panas, gatal, atau terbakar. Pada kasus tertentu seperti penyakit Paget payudara, kulit juga bisa menebal atau mengelupas. Jika kamu mendapati perubahan yang menetap, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk memastikan penyebabnya.
Baca juga: 5 Cara Mencegah Kanker Payudara yang Mudah Dilakuin, Cewek-cewek Wajib Tahu!
Meskipun sebagian besar benjolan kanker payudara tidak menimbulkan rasa sakit, tumor yang tumbuh bisa menekan jaringan sehat sehingga menyebabkan nyeri. Rasa nyeri ini berbeda dari nyeri saat menstruasi.
Jika kamu merasa ada sakit di area payudara yang muncul tanpa sebab jelas, sebaiknya segera konsultasi ke dokter. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda kanker payudara selain benjolan.
Jika kamu tidak sedang menyusui namun puting mengeluarkan cairan, hal itu bisa menandakan adanya kelainan pada payudara. Cairannya bisa berwarna putih, bening, kekuningan, atau kemerahan.
Mayo Clinic menjelaskan bahwa hal ini dapat disebabkan oleh sel kanker yang berkembang di area puting dan mengganggu kelenjar susu. Meskipun tidak selalu berarti kanker, kondisi ini tetap harus diwaspadai sebagai gejala awal.
Baca juga: Dampak Merokok dan Minum Alkohol terhadap Risiko Kanker Payudara
Kanker payudara stadium awal kadang menunjukkan tanda berupa perubahan tekstur kulit yang tampak seperti kulit jeruk. Kondisi ini terjadi karena adanya penumpukan cairan getah bening yang menyebabkan kulit bengkak dan berlubang kecil.
Dokter sering menyebut gejala ini dengan istilah “peau d’orange”. Jika kamu melihat perubahan seperti ini, jangan abaikan karena bisa menjadi pertanda sel kanker sedang berkembang aktif.
Kelenjar getah bening berperan penting dalam sistem imun tubuh. Namun, ketika sel kanker mulai menyebar, kelenjar ini bisa membengkak terutama di sekitar ketiak atau tulang selangka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Nixhealthcare.org