Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 30 OKTOBER 2025 • 14:40 WIB

Wamenkes: 2 Juta Anak di Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental

Wamenkes: 2 Juta Anak di Indonesia Alami Gangguan Kesehatan MentalWakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono. (ANTARA/Irfan)

INDOZONE.ID - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan hasil pemeriksaan kesehatan jiwa nasional menunjukkan bahwa sekitar dua juta anak di Indonesia mengalami gangguan kesehatan mental.

"Dari laporan yang kami terima dalam pemeriksaan kesehatan jiwa gratis yang telah menjangkau sekitar 20 juta jiwa, terdapat lebih dari 2 juta anak yang mengalami gangguan kesehatan mental,” ujar Dante dalam acara Hari Kesehatan Jiwa Sedunia di Puspemkot Tangerang, Kamis (30/10/2025).

Sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan jiwa, Kementerian Kesehatan kini menyediakan layanan konseling daring melalui platform healing119.id.

Layanan ini dapat diakses secara gratis, anonim, dan 24 jam, oleh siapa pun yang mengalami stres, depresi, atau memiliki kecenderungan bunuh diri.

Baca juga: Menyongsong Indonesia Emas 2045: Saat Kesehatan Mental Jadi Pondasi Kemajuan

“Platform ini bisa menjadi tempat berbagi keluh kesah secara anonim, difasilitasi oleh psikolog sosial dan klinis yang siap mendengarkan 24 jam,” jelas Dante.

Dalam waktu hanya tiga bulan sejak diluncurkan, platform tersebut telah dikunjungi lebih dari 45 ribu pengguna, menandakan tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan dukungan psikologis.

“Ini langkah kecil, tetapi berarti besar bagi upaya penyembuhan jiwa bangsa,” tambahnya.

Ajak Masyarakat Saling Mendukung Kesehatan Mental

Dante menekankan bahwa stres dan tantangan mental adalah bagian dari kehidupan yang tidak dapat dihindari. Karena itu, dukungan sosial dan empati antarindividu menjadi kunci penting dalam menjaga kesehatan jiwa bersama.

Baca juga: 3 Kebiasaan Kecil yang Tanpa Disadari Jadi Tanda Masalah Kesehatan Mental

Ia mengajak masyarakat yang sehat secara mental untuk mulai dari tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti menyapa orang di sekitar dengan sapaan ramah.

“Kita tidak pernah tahu, sapaan kecil seperti itu mungkin menjadi sumber energi positif yang mampu menyelamatkan seseorang dari keputusasaan,” ujarnya.

Menurutnya, langkah sederhana seperti itu dapat membantu seseorang pulih dari pikiran yang semrawut, stres, atau overthinking, sekaligus mengembalikan rasa kebahagiaan dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wamenkes: 2 Juta Anak di Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!