Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 19 NOVEMBER 2025 • 18:00 WIB

Hati-Hati! Ini Bahaya Pakai Earphone Terus-Menerus yang Jarang Disadari

Hati-Hati! Ini Bahaya Pakai Earphone Terus-Menerus yang Jarang DisadariIlustrasi memakai earphone. (Pexels/Marcelo Chagas)

INDOZONE.ID - Zaman sekarang, earphone sudah seperti ekstensi telinga kita. Mau dengar musik saat di jalan, nonton video, atau kerja daring, semuanya terasa lebih nyaman pakai earbud. Tapi kebiasaan memakai earphone terus-terusan (apalagi dengan volume tinggi) ternyata punya bahaya tersembunyi bagi kesehatan pendengaran. Yuk, bahas fakta-faktanya supaya kita tetap asyik mendengarkan tanpa merusak telinga.

Risiko Gangguan Pendengaran (Hearing Loss)

Salah satu bahaya paling serius dari penggunaan earphone jangka panjang adalah noise-induced hearing loss (NIHL), alias kerusakan telinga karena paparan suara keras terus-menerus. Studi besar-besaran menunjukkan bahwa pola mendengar personal listening device yang tidak aman bisa menempatkan lebih dari 1 miliar anak muda di dunia pada risiko gangguan pendengaran.

Penelitian tersebut menemukan bahwa banyak remaja dan dewasa muda menggunakan earphone dengan volume terlalu tinggi dalam waktu lama. Ini bisa menyebabkan kerusakan permanen pada sel-sel rambut di telinga bagian dalam.

Lebih dari itu, sebuah studi di India menunjukkan bahwa pengguna earphone mengalami gangguan pendengaran jauh lebih tinggi dibanding non-pengguna. Menariknya, earphone dengan fitur noise-canceling punya risiko lebih rendah karena membuat pengguna tidak perlu menaikkan volume tinggi untuk menutup suara luar.

Baca juga: Bahaya Sering Menggunakan Headset, Benarkah Dapat Membuat Tuli?

Infeksi dan Masalah di Saluran Telinga

Selain kerusakan pendengaran, memakai earphone terus-terusan juga bisa menyebabkan infeksi telinga. Karena earbud “menutup” saluran telinga, kelembapan bisa terperangkap sehingga menjadi tempat ideal bagi bakteri dan jamur berkembang. Studi menunjukkan adanya peningkatan kasus seperti otitis eksterna (infeksi saluran telinga luar), jamur telinga (otomycosis), dan penumpukan kotoran telinga (earwax) pada pengguna earphone.

Tinnitus dan Ketidaknyamanan

Hati-Hati! Ini Bahaya Pakai Earphone Terus-Menerus yang Jarang DisadariIlustrasi infeksi telinga (Istimewa)

Telinga yang berdengung, alias tinnitus, bisa menjadi tanda bahaya. Banyak orang yang sering memakai earphone lama-lama mengeluh ada suara “nging” di telinga setelahnya, dan itu bisa menjadi sinyal bahwa pendengaran mulai terganggu. Kadang dengingnya hilang sendiri, tapi jika kebiasaan ini terus diulang, risikonya bisa semakin besar dan dengingnya menjadi menetap.

Ada juga listener fatigue, yaitu kondisi ketika telinga terasa lelah, pegal, atau menjadi kurang peka setelah mendengar suara tanpa henti. Intinya, telinga dan otak kita juga butuh istirahat, tidak bisa dipaksa terus-menerus.

Risiko Global dan Kenapa Anak Muda Paling Terancam

Menurut berbagai analisis global, kebiasaan mendengarkan dengan cara yang tidak aman, volume terlalu keras dan durasi terlalu lama sangat umum terjadi, terutama di kalangan remaja dan anak muda. Karena tren ini, risiko gangguan pendengaran bisa menjadi semacam “bom waktu”: mungkin sekarang belum terasa apa-apa, tapi dampaknya bisa muncul bertahun-tahun ke depan.

Bahaya Lain yang Jarang Dipikirkan

  • Isolasi sosial: Terlalu sering memakai earphone bisa membuat kamu “menutup diri” dari lingkungan sekitar.
  • Kurangnya kesadaran lingkungan: Jika terus memakai earphone saat di jalan atau di transportasi umum, kemampuan telinga menangkap tanda bahaya bisa menurun.
  • Kurangnya jeda penggunaan: Tanpa istirahat, telinga tidak sempat pulih dari paparan suara keras.

Baca juga: Kenapa Telinga Sakit Saat di Pesawat? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tips Biar Aman tapi Tetap Asyik

Supaya tetap bisa menikmati musik tanpa merusak telinga, coba beberapa trik ini:

  1. Gunakan aturan volume aman: turunkan volume di bawah 85 dB jika bisa.
  2. Batasi durasi: gunakan earphone maksimal 60 menit, lalu istirahatkan telinga beberapa menit.
  3. Pilih earphone dengan noise-canceling: fitur ini membuat kamu tidak perlu menaikkan volume terlalu tinggi.
  4. Bersihkan earphone secara rutin: kotoran dan keringat bisa menjadi sarang bakteri. Bersihkan sesuai petunjuk.
  5. Periksa pendengaran: jika sering mengalami dengungan atau merasa pendengaran menurun, cek ke dokter THT atau audiolog.

Earphone memang super praktis dan hampir selalu dipakai Gen Z setiap hari, tetapi kalau digunakan tanpa aturan, efeknya pada telinga bisa serius, mulai dari penurunan pendengaran, infeksi, hingga tinnitus. Data global juga menunjukkan bahwa lebih dari 1 miliar anak muda berisiko terkena dampak dari kebiasaan mendengarkan yang tidak aman. Jadi, boleh menikmati musik dengan earphone, tapi menjaga kesehatan telinga juga sama pentingnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bmj.com, PubMed

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Hati-Hati! Ini Bahaya Pakai Earphone Terus-Menerus yang Jarang Disadari

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!