Ilustrasi penyakit kulit. (freepik)
INDOZONE.ID - Kulit adalah pertahanan pertama tubuh dan sering kali menjadi tempat munculnya berbagai infeksi kulit yang disebabkan oleh virus.
Banyak orang tidak menyadari bahwa penyakit kulit karena virus yang sering dianggap sepele ini sebenarnya bisa memicu komplikasi bila dibiarkan. Berikut jenis-jenis infeksi kulit.
Ilustrasi cacar air pada anak (Cleveland Clinic)
Cacar air muncul akibat varicella zoster virus (VZV). Virus ini dapat berdiam dalam tubuh dan aktif kembali di kemudian hari.
Meski umum terjadi pada anak-anak, infeksinya pada orang dewasa bisa lebih berat hingga menyebabkan pneumonia, radang otak, atau dehidrasi.
Pada ibu hamil, cacar air perlu diwaspadai karena berisiko pada janin. Salah satu cara pencegahan terbaik adalah vaksinasi sebelum kehamilan.
Untuk cara mengobati infeksi kulit akibat virus ini, dokter biasanya memberikan obat antivirus serta anjuran perawatan luka di rumah.
Baca juga: Apa Itu Rosacea, Penyakit Kulit yang Dialami Sandra Dewi?
Herpes zoster adalah bentuk reaktivasi dari virus cacar air yang sebelumnya tidak aktif. Kondisi ini lebih banyak menyerang lansia, terutama mereka dengan daya tahan tubuh lemah.
Herpes zoster termasuk penyakit kulit karena virus yang sering dianggap sepele, padahal rasa nyeri dan sensasinya bisa berlangsung lama.
Pengobatan dilakukan dengan antivirus dan pengontrol nyeri agar gejala tidak memburuk.
Baca juga: Catat! Berikut Tips Cegah Penyakit Kulit Menular di Musim Pancaroba
Termasuk dalam jenis-jenis infeksi kulit yang tidak berbahaya, pityriasis rosea ditandai dengan kemunculan bercak merah muda pucat di tubuh.
Biasanya diawali dengan satu bercak besar sebelum menyebar menjadi bercak kecil. Walau tampak mengganggu, kondisi ini sering membaik dengan sendirinya dalam beberapa minggu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Emedihealth.com