Ilustrasi tidur dengan lampu manyala atau lampu dimatikan, sehat mana? (freepik).
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kepikiran, “Ah, tidur sambil lampu nyala juga nggak masalah, nggak gelap-gelapan gitu kan?”
Tapi ternyata, kebiasaan itu bisa pengaruh ke kualitas tidur dan kesehatan kita, lho.
Yuk, kita bahas bareng-bareng, enaknya tidur dalam gelap atau dengan cahaya, sih, mana yang lebih oke!
Berdasarkan survei dan penelitian ilmiah, tidur di kamar yang gelap ternyata bikin tubuh kita bisa istirahat lebih maksimal.
Soalnya, ketika gelap, tubuh memproduksi hormon melatonin secara alami yang bikin kita cepat ngantuk dan tidur lebih nyenyak.
Baca juga: Makin Banyak Perempuan Mengalami Perimenopause di Usia 30-an Tahun, Apakah Normal?
Lebih lanjut, ada penelitian menggunakan polysomnography, semacam “scan tidur” yang mendalami kualitas tidur, yang menunjukkan kalau tidur dengan lampu menyala membuat tidur jadi lebih ringan, tahap tidur nyenyak berkurang, dan kita lebih sering terbangun di malam hari.
Jadi, kalau lampu dimatikan sebelum tidur, tidur bisa lebih dalam dan tubuh benar-benar mendapatkan istirahat yang cukup.
Kalau kamu sering tidur sambil ada cahaya, entah dari lampu kamar, lampu samping tempat tidur, TV, layar gadget, atau cahaya dari luar, itu bisa mengganggu ritme biologis alami tubuh alias circadian rhythm.
Penelitian terbaru menunjukkan, orang yang tidur dengan cahaya di malam hari berisiko lebih tinggi mengalami masalah metabolisme, seperti gula darah yang susah diatur, tekanan darah dan detak jantung yang meningkat, serta potensi masalah jantung di masa depan.
Baca juga: Ternyata Ini Alasan Kenapa Bayi Sering Demam Usai Vaksinasi
Jadi, walaupun kita merasa bisa tidur, tubuh sebenarnya tetap “waspada” sedikit, dan kebiasaan ini kurang baik kalau dilakukan dalam jangka panjang.
Ya, memang kadang kita terpaksa tidur sambil ada cahaya, misalnya karena takut gelap (anak-anak), atau kondisi kamar/kost yang nggak bisa sepenuhnya gelap, seperti cahaya dari jalan atau lampu koridor.
Kalau situasinya begitu, beberapa ahli menyarankan pakai lampu dengan intensitas rendah atau lampu berwarna hangat, yang tidak biru atau putih terang, supaya efek buruknya bisa diminimalkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber