Ilustrasi perimenopause di usia 30-an tahun (freepik).
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih tiba-tiba kamu merasa tubuhmu berubah tanpa sebab yang jelas?
Siklus menstruasi mulai kacau, tidur jadi sering terganggu, dan mood bisa berubah ekstrem dalam hitungan menit.
Padahal usia masih 30-an dan kamu merasa masih jauh dari kata “menopause.”
Di satu sisi kamu bingung, di sisi lain kamu bertanya-tanya: “Apa ini normal?” — Kenyataannya, perubahan ini bisa jadi sinyal tubuhmu sedang masuk fase baru bernama perimenopause, fase yang banyak perempuan alami tapi jarang dibicarakan secara terbuka.
Baca juga: Ternyata Ini Alasan Kenapa Bayi Sering Demam Usai Vaksinasi
Secara sederhana, perimenopause adalah masa ketika hormon — terutama estrogen dan progesteron — mulai berubah-ubah tanpa aturan main.
Karena hormon berperan besar dalam sistem tubuh, perubahan kecil saja bisa menimbulkan berbagai gejala seperti:
Biasanya fase ini muncul di usia 40-an. Tapi faktanya, kini banyak perempuan mengalaminya lebih awal, bahkan sebelum usia 35.
Baca juga: Nita Vior Alami Ileus Paralitik Usai Melahirkan, Komplikasi Serius pada Usus
Ya, dan ternyata sekarang semakin umum. Penelitian menunjukkan sekitar 11–12% perempuan mengalami perimenopause sebelum usia 41 tahun.
Beberapa faktor yang dapat mempercepatnya antara lain:
Baca juga: Gak Lagi Kejar Barang Mewah, Gen Z Kini Lebih Pilih Ketenangan dan Keseimbangan
Dari studi terhadap 4.400 wanita, ditemukan bahwa 55% wanita usia 30–35 tahun melaporkan gejala perimenopause tingkat sedang hingga berat.
Angka ini naik menjadi 64% pada usia 36–40 Keluhan yang paling banyak muncul adalah:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Palomahealth.com