6 Sayuran yang Tidak Boleh Digoreng dan Alasannya (Freepik/8photo)
INDOZONE.ID - Menggoreng sering dipilih karena rasanya enak dan cepat. Tapi tidak semua sayuran cocok dimasak dengan minyak panas. Beberapa sayuran bisa berubah teksturnya dan nutrisinya berkurang saat digoreng.
Ada sayuran yang nutrisinya hilang ketika digoreng. Minyak yang masuk terlalu banyak juga bisa membuatnya jadi tinggi kalori. Bahkan, beberapa sayuran bisa menghasilkan zat kurang sehat buat tubuh.
Supaya manfaat sayuran tetap maksimal, penting untuk tahu sayuran apa saja yang sebaiknya tidak digoreng. Dengan memilih cara memasak yang benar, kamu bisa tetap makan enak sekaligus menjaga kesehatan tubuh.
Nah, kalau kamu penasaran apa saja, berikut ini 6 sayuran yang perlu kamu hindari untuk digoreng:
Ilustrasi bayam (Freepik/Racool_studio)
Bayam mengandung zat besi, folat, dan vitamin yang mudah rusak jika digoreng. Karena nutrisinya bisa hilang dan membuat manfaatnya tidak maksimal.
Selain itu, bayam bisa mengalami peningkatan nitrit ketika diolah dengan suhu sangat panas. Karena itu, bayam lebih baik direbus sebentar, ditumis ringan, atau dibuat sup.
Baca juga: 7 Buah Pereda Batuk yang Bisa Tenangin Tenggorokan
Ilustrasi Brokoli. (pexels/@allanfranca)
Brokoli punya vitamin, serat, dan senyawa antikanker seperti sulforaphane. Digoreng membuat nutrisi ini rusak karena panas tinggi, dan bagian luarnya cepat gosong.
Agar gizinya tetap terjaga, brokoli lebih baik dikukus atau ditumis sebentar. Cara ini membuat teksturnya tetap renyah dan manfaat pentingnya tidak hilang.
Kubis cepat menyerap minyak ketika digoreng, sehingga kalorinya bisa meningkat cukup tinggi. Selain itu, teksturnya jadi terlalu layu dan rasanya kurang segar.
Beberapa vitamin dalam kubis juga bisa rusak oleh suhu tinggi. Lebih aman jika kubis direbus atau dibuat sup agar rasa dan nutrisinya tetap terjaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline