Ilustrasi penggunaan plastik. (Photo/Ilustrasi/Pexels)
INDOZONE.ID - Plastik telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan saat ini. Mulai dari wadah makanan, botol minum, hingga peralatan dapur, hampir semua rumah tangga menggunakannya setiap hari.
Namun, dibalik kepraktisannya, penggunaan plastik yang tidak tepat, dapat menimbulkan risiko kesehatan.
Hal ini diungkapkan seorang ahli bedah kanker (onkolog) asal Raipur, India, Dr. Jayesh Sharma, yang telah punya pengalaman lebih dari 25 tahun.
Dikutip dari Hindustan Times, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, beberapa waktu lalu, Sharma menjelaskan potensi bahaya plastik di lingkungan rumah tangga, serta langkah-langkah aman untuk meminimalkan risikonya.
Menurut Sharma, risiko kesehatan dari plastik terutama berasal dari dua sumber utama, yakni pelepasan bahan kimia (chemical leaching) dan mikroplastik.
Baca juga: Bahaya Penggunaan Plastik untuk Membungkus Gorengan: Kerugian bagi Kualitas Makanan dan Kesehatan
Plastik terbuat dari bahan kimia sintetis. Seiring waktu, sebagian zat kimia tersebut, dapat berpindah ke makanan atau minuman yang disimpan di dalamnya.
Proses pelepasan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran sangat kecil, yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Partikel ini terbentuk dari degradasi plastik akibat paparan sinar matahari dan faktor lingkungan lainnya.
“Mikroplastik kini ditemukan hampir di mana-mana, seperti di makanan, paru-paru, darah, hingga sel-sel tubuh manusia,” ucap Sharma, dikutip dari Hindustan Times.
Ilustrasi seseorang yang memanaskan makanan pakai wadah plastik ke dalam microwave.
Paparan zat kimia dari plastik dan mikroplastik dapat menimbulkan sejumlah efek kesehatan, di antaranya:
Meski hingga saat ini belum ada bukti kuat yang menyatakan plastik secara langsung menyebabkan kanker, Sharma menyebutkan, sejumlah mekanisme biologis masih terus diteliti.
“Risikonya mungkin kecil, tetapi tetap tidak bisa diabaikan,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustan Times