Ilustrasi herbal jahe. (Freepik)
INDOZONE.ID - Mencegah kehamilan tidak selalu harus lewat obat atau alat kontrasepsi. Beberapa makanan dan minuman di sekitar kita ternyata dipercaya bisa membantu mengontrol kesuburan secara alami.
Cara ini bisa menjadi alternatif tambahan bagi mereka yang ingin menjaga kesehatan reproduksi, terutama bagi yang ingin mengurangi penggunaan obat hormonal.
Berbagai jenis makanan dan minuman, mulai dari rempah-rempah, sayuran, hingga minuman segar, memiliki khasiat unik yang dipercaya bisa memengaruhi hormon dan siklus reproduksi.
Misalnya, beberapa bahan alami dipercaya membantu menyeimbangkan hormon, memperlancar siklus menstruasi, atau menurunkan kesubura tubuh uran sementara.
Di artikel ini, kita akan bahas 10 makanan dan minuman yang bisa membantu mencegah kehamilan. Beberapa mungkin sudah sering kamu konsumsi sehari-hari, tapi siapa sangka mereka punya manfaat tambahan untuk tubuh.
Berikut ini, 10 makanan dan minuman alami yang dipercaya bisa membantu mencegah kehamilan secara efektif:
Kunyit mengandung kurkumin, senyawa anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat. Kurkumin dipercaya dapat menurunkan kadar estrogen sementara dan memengaruhi hormon reproduksi.
Efek ini membuat kunyit dipercaya bisa menurunkan kesuburan sementara.
Kamu bisa mengonsumsi kunyit sebagai jamu hangat, campuran masakan, atau minuman sehat sehari-hari. Selain efek pada hormon, kurkumin juga membantu melawan radikal bebas dan menjaga kesehatan hati.
Baca juga: 7 Manfaat Kangkung Baik untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Bayi
Daun kelor mengandung berbagai senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, dan saponin yang berperan dalam mengatur hormon reproduksi.
Dalam beberapa penelitian, ekstrak daun kelor berbasis etanol, dilaporkan dapat menurunkan tingkat kesuburan hingga 73,3 persen, karena pengaruhnya terhadap proses ovulasi dan keseimbangan hormon.
Selain itu, daun kelor juga kaya vitamin A, C, E, serta mineral penting, yang baik untuk kesehatan tubuh secara umum. Daun kelor bisa dikonsumsi sebagai sayur atau direbus menjadi teh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ciputra Hospital