Sampo. (freepik.com) (freepik)
INDOZONE.ID - Pernah nggak Kamu scroll sosmed terus nemu tren keramas tanpa sampo? Ada yang bilang kalau itu lebih sehat buat kulit dan rambut.
Tren ini makin viral karena banyak yang bilang kulit jadi lebih lembab, rambut lebih sehat, bahkan less chemicals, more natural.
Tapi, benarkah tren ini didukung ilmu pengetahuan? Yuk kita bahas dari sisi scientific!
Jadi, no-poo method itu intinya keramas tanpa pakai sampo biasa.
Alih-alih pakai sampo komersial yang banyak bahan kimia, orang yang ikut tren ini biasanya cuma pakai air, atau bahan alami kayak cuka apel, baking soda, atau minyak kelapa buat bersihin rambut.
Baca juga: Kenapa Mimpi Bisa Terasa Nyata? Ini Penjelasan Ilmiah yang Jarang Diketahui
Tren ini mulai populer karena banyak orang makin sadar soal bahan kimia dan lingkungan.
Para pengikut no-poo percaya kalau kulit kepala bisa mengatur minyaknya sendiri tanpa bantuan sampo.
Bahkan, no-poo kadang dianggap gaya hidup, lebih sedikit bahan kimia, lebih hemat, dan rambut jadi terasa lebih alami.
Potensi Manfaat:
Salah satu alasan orang coba no-poo adalah supaya rambut nggak kehilangan minyak alaminya (sebum).
Baca juga: Buku 'Broken Strings' Aurelie Moeremans Bercerita tentang Apa? Ini Gambaran Lengkapnya
Kalau terlalu sering pakai sampo yang mengandung surfactant atau deterjen, sebum bisa hilang terlalu banyak, dan kulit kepala malah memproduksi minyak lebih banyak.
Sampo biasa biasanya punya bahan kimia kayak sulfat atau parfum sintetis yang bisa bikin kulit kepala iritasi buat sebagian orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber