Ilustrasi orang menyimpan daging di kulkas (freepik)
INDOZONE.ID - Menyimpan makanan sering dilakukan oleh banyak orang, baik karena tidak habis atau memang untuk stok.
Namun, penyimpanan makanan ini harus dilakukan dengan tepat supaya kandungan gizinya tidak rusak, bukan sekadar menyimpan makanan sisa.
Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, menjelaskan bahwa menyimpan makanan sebaiknya ketika dari awal proses memasak, guna mencegah rusaknya kandungan gizi pada makanan tersebut.
“Kalau kita ingin menyimpan makanan, sebaiknya itu dilakukan di awal, maksudnya bukan makanan sisa yang disimpan lalu dipanaskan nah itu enggak terlalu baik,” kata Rita, dikutip ANTARA, Jumat (23/1/2026).
Baca juga: Moyamoya Disease, Penyakit dengan Nama Unik yang Jarang Diketahui Orang
Ia mencontohkan, beberapa makanan seperti opor dan rendang, lebih baik disimpan pada prosesnya di tahap kalio (setengah jadi rendang) atau gulai.
Pada proses ini, makanan sebaiknya disisihkan dahulu, lalu nantinya dimasak kembali hingga menjadi rendang.
“Kalau ini kemudian sudah habis, maka yang kalio itu yang dibekukan dalam bentuk kalio itu bisa direndangkan lagi. Jadi satu kali proses pemasakan gitu,” imbuh dia.
Sedangkan untuk opor, Rita menyarankan supaya disimpan ketika proses masaknya sudah satu kali titik didih, jadi tanpa perlu dimasak lebih lama.
Ia mengatakan, opor yang mengalami satu kali titik didih itu masih aman apabila dipanaskan dan disajikan kembali.
“Jadi artinya makanan yang kita sudah memisahkan dari awal mana yang enggak akan habis yang akan disimpan sebagian, mana yang memang sekali masak itu langsung habis. Itu tips supaya tidak terjadi kerusakan,” tegasnya.
Baca juga: Jangan Langsung Menyikat Gigi Setelah Makan Kalau Gak Mau Hal Ini Terjadi!
Makanan yang dimasak lama, Rita mengungkapkan, harus diperhatikan jika ingin dipanaskan, seperti rendang atau makanan bersantan lainnya.
Santan memang cukup stabil untuk dipanaskan berulang. Namun, proses ini bisa memicu kerusakan zat di dalam makanan dan membentuk senyawa kimia tertentu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA