Ilustrasi garam. (Food Navigator)
INDOZONE.ID - Garam menjadi salah satu bahan penting dalam masakan sehari-hari. Tanpa garam, umumnya makanan terasa hambar dan kurang nikmat.
Namun, konsumsi garam yang berlebihan, justru dapat memicu berbagai masalah kesehatan serius.
World Health Organization (WHO) memperkirakan, ada sekitar 1,89 juta kematian setiap tahun berkaitan dengan konsumsi natrium yang berlebihan.
Asupan natrium tinggi, diketahui sebagai penyebab utama peningkatan tekanan darah dan naiknya risiko penyakit kardiovaskular.
Dengan mengurangi konsumsi natrium, dinilai sebagai salah satu langkah paling hemat biaya. Hal itu untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, sekaligus menurunkan beban penyakit.
Terlebih dalam mencegah kejadian dan kematian akibat penyakit jantung dan stroke.
Baca juga: 5 Penyakit yang Timbul Akibat Konsumsi Garam Berlebihan, Wajib Waspada!
Dikutip dari Hindustan Times, tubuh manusia memerlukan natrium dalam jumlah kecil, untuk menjalankan fungsi normal.
Misal, menjaga keseimbangan cairan, mempertahankan volume plasma, mengatur keseimbangan asam-basa, menghantarkan impuls saraf, serta mendukung fungsi sel.
Namun, kelebihan natrium justru berdampak buruk bagi kesehatan.
Ilustrasi makanan tinggi garam. (freepik).
Berdasarkan rekomendasi WHO, orang dewasa sebaiknya mengonsumsi kurang dari 2.000 miligram natrium per hari, yang setara dengan kurang dari 5 gram garam atau sekitar satu sendok teh.
Untuk anak usia 2–15 tahun, kebutuhan tersebut perlu disesuaikan dengan kebutuhan energi harian masing-masing.
Rekomendasi ini tidak mencakup periode pemberian ASI eksklusif (0–6 bulan), maupun masa MPASI dengan ASI lanjutan (6–24 bulan).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustan Times