Ilustrasi orang pusing karena alami meningitis B. (freepik)
INDOZONE.ID - Wabah meningitis B tengah menjadi sorotan di Inggris. Hal itu dilakukan setelah otoritas kesehatan setempat menyebutkan, lonjakan kasus kali ini, belum pernah terjadi sebelumnya.
Penyakit infeksi itu dilaporkan telah menyebabkan dua kematian di wilayah Kent, dengan total sekitar 20 kasus yang tersebar di sejumlah sekolah, serta University of Kent di Canterbury.
Meski bukan penyakit baru, tercatat 313 kasus pada 2024/2025—para ahli menyoroti kecepatan penyebaran yang tidak biasa.
Berikut, penjelasan lengkap mengenai meningitis B, mulai dari penyebab hingga langkah pencegahan.
Baca juga: Kenali Makanan Penyebab Meningitis, Radang Selaput Otak yang Bisa Sebabkan Kematian
Dikutip dari Medical News Today, meningitis B adalah infeksi bakteri serius yang disebabkan oleh Neisseria meningitidis.
Bakteri ini menyerang meninges, yaitu lapisan pelindung otak dan sumsum tulang belakang, serta dapat menyebabkan infeksi darah (sepsis).
Menurut dokter umum Opel Baker, bakteri ini sangat mudah menular karena hidup di bagian belakang hidung dan tenggorokan.
Penularan terjadi melalui kontak dekat, seperti:
Tidak semua orang yang terpapar akan sakit. Namun, bagi yang terinfeksi, kondisi dapat memburuk dengan cepat dan berpotensi fatal.
Ilustrasi demam akibat meningitis B. (Photo/Ilustrasi/Freepik)
Gejala awal meningitis B sering kali tidak spesifik, sehingga mudah terlewatkan. Tanda-tanda awal meliputi:
Seiring perkembangan penyakit, gejala dapat menjadi lebih serius, seperti:
Salah satu tanda khas adalah, munculnya ruam kulit yang awalnya berupa bintik merah kecil, kemudian berkembang menjadi bercak ungu yang tidak memudar saat ditekan. Kondisi ini merupakan tanda darurat medis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical News Today