INDOZONE.ID - Bau tak sedap dari lingkungan sekitar bisa menjadi gangguan serius bagi kehidupan sehari-hari. Bahkan, dalam kondisi tertentu, aroma menyengat yang terus-menerus terpapar dapat memicu rasa mual, ketidaknyamanan, hingga mengganggu aktivitas di dalam rumah.
Sejumlah studi mengaitkan bau tak sedap di lingkungan perkotaan dengan berbagai keluhan kesehatan, mulai dari sakit kepala, mual, hingga kesulitan bernapas dan gangguan tidur. Bau juga dapat menimbulkan dampak mental dan fisiologis yang bertahan lama.
Indra penciuman manusia berevolusi sebagai sistem peringatan dini untuk membantu menghindari penyakit atau infeksi. Sesuatu yang berbau busuk biasanya mengandung bakteri berbahaya. Mekanisme ini dikenal sebagai bagian dari sistem kekebalan perilaku.
Baca juga: 7 Tips Praktis Agar Rumah Tetap Harum dan Bebas dari Bau Tidak Sedap
Penelitian oleh Johan Lundström, profesor ilmu penciuman di Karolinska Institute, Swedia, menunjukkan bahwa sinyal bau diproses otak dalam waktu sekitar 300 milidetik setelah dihirup.
Dalam studi tersebut, partisipan yang terpapar bau tidak sedap menunjukkan respons fisik cepat, secara naluriah menjauh dari sumber bau.
Ketika bau dikaitkan dengan ancaman, sensitivitas manusia terhadapnya juga bisa meningkat drastis. Dalam salah satu penelitian, Lundstrom menemukan bahwa bau yang dipasangkan dengan sengatan listrik dapat terdeteksi pada konsentrasi jauh lebih rendah.
Besarnya dampak kesehatan juga dipengaruhi oleh tingkat kekhawatiran seseorang terhadap bau tersebut.
“Dampak kesehatan dimediasi oleh rasa tidak suka atau ketakutan individu terhadap suatu bau,” ujar Pamela Dalton, psikolog kognitif di Monell Chemical Senses Center.
Semakin tinggi kecemasan terhadap bau, semakin besar pula dampaknya terhadap kesehatan dan kesejahteraan.
Ilustrasi Wanita India Menahan Bau Tidak Sedap. (Foto: Freepik )
Paparan bau busuk yang terus-menerus dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan. Kondisi ini bahkan bisa memaksa seseorang mengubah gaya hidup secara tidak sehat.
Misalnya, menutup jendela saat cuaca panas, menghindari aktivitas di luar ruangan, atau mengurangi interaksi sosial demi menghindari bau.
Baca juga: Air Sumur Bau Comberan? Ini Penyebab dan Cara Cara Mengatasinya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bbc.com