INDOZONE.ID - Kamu mungkin merasa masih muda, aktif, dan sehat. Tapi, gimana kalau ternyata ada virus yang bisa bikin tubuhmu menua lebih cepat, bahkan sebelum kamu sadar?
Faktanya, di tengah gaya hidup modern dating apps, hubungan tanpa status, sampai kurangnya edukasi soal kesehatan seksual, risiko HIV masih nyata dan sering diremehkan.
Padahal, penelitian terbaru menunjukkan dampaknya tidak sesederhana yang banyak orang kira.
Studi yang dipublikasikan di jurnal iScience menemukan bahwa dalam 2–3 tahun setelah terinfeksi HIV, tubuh sudah mengalami percepatan penuaan di tingkat sel.
Bahkan, perubahan ini bisa membuat usia biologis seseorang tampak hingga hampir 5 tahun lebih tua dibandingkan usia sebenarnya.
Ini bukan asumsi, peneliti membandingkan kondisi individu sebelum dan setelah terinfeksi, dan hasilnya menunjukkan perubahan yang signifikan dalam waktu singkat.
Baca juga: Mengenal Lenacapavir, Obat Baru yang Jadi Solusi bagi Pasien HIV
Yang berubah bukan cuma kondisi luar, tapi sampai ke level DNA.
HIV memengaruhi proses epigenetik yaitu cara gen dalam tubuh “dinyalakan” atau “dimatikan”. Selain itu, virus ini juga mempercepat pemendekan telomer, bagian penting DNA yang berperan dalam menjaga sel tetap sehat.
Kalau telomer memendek lebih cepat, sel tubuh jadi lebih cepat rusak dan kehilangan kemampuan regenerasi.
gejala awal penyakit ginjal (Freepik)
Percepatan penuaan ini berkaitan dengan berbagai risiko kesehatan, seperti:
Singkatnya, tubuh bisa mengalami “fase tua” lebih cepat dari seharusnya.
Memang, terapi antiretroviral (ART) saat ini memungkinkan orang dengan HIV hidup lebih lama dan berkualitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Healthline