Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 28 APRIL 2026 • 16:45 WIB

Jangan Dibiarkan, Ini Cara Bersihkan dan Rawat Luka Penderita Diabetes di Rumah!

Jangan Dibiarkan, Ini Cara Bersihkan dan Rawat Luka Penderita Diabetes di Rumah!Ilustrasi Merawat Luka Diabetes. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Penderita diabetes perlu memberi perhatian ekstra saat mengalami luka, sekecil apa pun itu. Pasalnya, kadar gula darah yang tinggi bisa membuat proses penyembuhan menjadi lebih lambat dibanding orang tanpa diabetes.

Jika tidak dirawat dengan benar, luka berisiko mengalami infeksi hingga menimbulkan komplikasi serius. Karena itu, penting mengetahui cara membersihkan dan merawat luka diabetes di rumah.

Namun selain fokus pada luka, penderita diabetes juga harus menjaga kadar gula darah tetap stabil agar penyembuhan berjalan lebih optimal.

Baca juga: 7 Manfaat Teripang untuk Kesehatan, Hewan Laut Kenyal Kaya Khasiat

Kenapa Luka Penderita Diabetes Sulit Sembuh?

Pada penderita diabetes, tingginya kadar glukosa dalam darah dapat mengganggu aliran darah dan merusak saraf.

Akibatnya, pasokan oksigen serta nutrisi ke area luka berkurang sehingga jaringan tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih.

Selain itu, sistem imun juga bisa melemah, sehingga tubuh lebih sulit melawan bakteri penyebab infeksi.

Cara Membersihkan dan Merawat Luka Diabetes di Rumah

Jika Anda memiliki luka dan menderita diabetes, lakukan beberapa langkah berikut agar luka tetap bersih dan cepat pulih.

Baca juga: 7 Manfaat Jambu Bol untuk Kesehatan Tubuh, Buah Kaya Nutrisi

1. Bersihkan Luka Setiap Hari

Cuci luka secara perlahan menggunakan air mengalir bersih dan sabun lembut. Tujuannya untuk mengangkat kotoran serta mencegah bakteri berkembang.

Hindari merendam luka di kolam renang, sungai, atau air yang kurang bersih karena dapat meningkatkan risiko infeksi.

Jika ragu memilih sabun yang aman untuk kulit sensitif, konsultasikan dengan dokter.

2. Tutup Luka dengan Perban Bersih

Jangan Dibiarkan, Ini Cara Bersihkan dan Rawat Luka Penderita Diabetes di Rumah!Ilustrasi Penderita Diabetes. (Eliani Kusnedi)

Setelah dibersihkan, keringkan area sekitar luka lalu tutup menggunakan kasa atau perban steril.

Menutup luka dapat membantu:

  • Menjaga luka tetap bersih
  • Mengurangi risiko infeksi
  • Melindungi luka dari gesekan

Pastikan tangan sudah dicuci bersih sebelum mengganti perban.

Baca juga: Minuman Favorit Anak Muda, Tapi Sehat Nggak Sih? Ini Fakta Dibalik Minuman Boba yang Jarang Disadari!

3. Hindari Tekanan pada Area Luka

Luka diabetes, terutama di kaki, sebaiknya tidak terkena tekanan berlebih. Gesekan atau benturan bisa membuat luka kembali terbuka dan sulit sembuh.

Jika luka berada di telapak kaki atau area tumpuan, gunakan alas kaki khusus atau alat bantu sesuai anjuran dokter.

4. Pantau Tanda-tanda Infeksi

Periksa kondisi luka setiap hari. Waspadai gejala berikut:

  • Kemerahan
  • Bengkak
  • Nyeri bertambah
  • Keluar cairan atau nanah
  • Bau tidak sedap
  • Luka makin melebar

Jika muncul tanda tersebut, segera periksa ke dokter.

Baca juga: Manfaat Suplemen Zinc untuk Wanita, Jangan Sampai Terlewat!

5. Kontrol Gula Darah

Ini adalah langkah paling penting, karena luka akan lebih sulit sembuh jika gula darah tidak terkontrol.

Caranya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eka Hospital

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jangan Dibiarkan, Ini Cara Bersihkan dan Rawat Luka Penderita Diabetes di Rumah!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!