Ilustrasi orang sikat gigi setelah makan. (Freepik)
INDOZONE.ID - Sikat gigi setelah makan, sering dianggap sebagai kebiasaan sehat untuk menjaga kebersihan mulut.
Namun, para ahli kesehatan gigi mengingatkan, menyikat gigi terlalu cepat setelah makan, terutama setelah mengonsumsi makanan atau minuman asam, justru dapat merusak enamel gigi.
Kondisi ini terjadi karena enamel atau lapisan pelindung terluar gigi menjadi lebih lunak sementara, setelah terpapar asam.
Jika gigi langsung disikat pada kondisi tersebut, gesekan dari sikat gigi dapat meningkatkan risiko abrasi dan erosi enamel secara perlahan.
Memahami waktu yang tepat untuk menyikat gigi, menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan gigi dalam jangka panjang.
Baca juga: 7 Panduan Menyikat Gigi Anak agar Bersih dan Sehat, Orang Tua Wajib Tahu!
Dikutip dari Medical Daily, setelah makan, terutama makanan atau minuman yang bersifat asam seperti buah jeruk, tomat, soda, kopi, atau minuman berenergi, tingkat keasaman di dalam mulut meningkat.
Kondisi ini membuat pH mulut menurun, dan menyebabkan enamel gigi menjadi lebih lunak sementara.
Enamel merupakan lapisan keras yang melindungi gigi dari kerusakan. Sayangnya, enamel tidak dapat tumbuh kembali setelah hilang.
Paparan asam, membuat mineral penting seperti kalsium dan fosfat keluar dari permukaan enamel. Akibatnya, gigi menjadi lebih rentan terhadap kerusakan.
Di sisi lain, bakteri di dalam mulut juga memanfaatkan gula dari makanan untuk menghasilkan asam tambahan, yang semakin meningkatkan risiko erosi gigi setelah makan.
Ilustrasi menyikat gigi di waktu yang tepat. (Freepik)
Banyak orang berpikir, menyikat gigi segera setelah makan adalah cara terbaik untuk membersihkan sisa makanan.
Padahal, ketika enamel sedang dalam kondisi lunak, menyikat gigi justru dapat menyebabkan abrasi atau pengikisan permukaan gigi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medical Daily