Ilustrasi anyang-anyangan (Ilustrasi Copilot)
INDOZONE.ID - Merasakan sensasi tidak nyaman atau rasa perih yang mengganggu saat sedang buang air kecil tentu dapat merusak kelancaran aktivitas harian yang sedang kamu jalani.
Di tengah masyarakat luas, gangguan kesehatan pada sistem ekskresi ini lebih populer dikenal dengan istilah anyang-anyangan.
Sementara itu, dalam dunia kedokteran, kondisi medis yang menyebabkan rasa nyeri atau rasa terbakar saat berkemih ini disebut dengan istilah disuria.
Meskipun gangguan ini secara statistik terbukti jauh lebih sering menyerang kaum perempuan, hal tersebut bukan berarti kaum laki-laki bisa sepenuhnya terbebas dari risiko serupa.
Baca juga: Pertemuan Tak Terduga Pasutri dengan Gadis yang Mengingatkan Sosok Almarhum Anak Mereka Jadi Sorotan
Munculnya rasa sakit ini pada dasarnya merupakan sebuah sinyal peringatan dari tubuh bahwa ada sesuatu yang tidak beres pada saluran kemihmu.
Biar kamu tidak lagi penasaran mengenai faktor pemicu di balik gangguan ini, mari kita bahas berbagai penyebab utamanya secara mendalam.
Masalah kesehatan yang sering disebut ISK ini menjadi pemicu utama yang paling sering membuat kamu merasakan nyeri akibat masuknya bakteri ke saluran kencing.
Bakteri jenis E. coli yang biasanya hidup di area usus maupun anus menjadi aktor utama yang kerap berpindah tempat karena jarak anatomi tubuh wanita yang cenderung berdekatan.
Baca juga: Hamil di Usia 40-an Kini Jadi Tren, Banyak Wanita Ngerasa Lebih Siap Jadi Ibu
Saluran uretra perempuan yang lebih pendek juga membuat mikroorganisme tersebut menjadi jauh lebih mudah untuk naik dan menginfeksi kandung kemih.
Kondisi ini merujuk pada adanya infeksi bakteri spesifik yang menyerang bagian kantong penampung urine atau kandung kemihmu secara langsung.
Skema penyebarannya mirip dengan infeksi saluran kencing, di mana bakteri merugikan masuk melalui lubang luar lalu berkembang biak dengan cepat di dalam kantong kemih.
Jika tidak segera kamu tangani dengan baik, peradangan ini akan terus memicu kontraksi otot yang menimbulkan rasa perih berulang saat berkemih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ekahospital.com