Ilustrasi Sering Pakai Earphone Berjam-jam. (Freepik)
INDOZONE.ID - Mendengarkan musik, podcast, atau mengikuti meeting online dengan earphone memang sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.
Namun, kebiasaan memakai earphone terlalu lama atau dengan volume yang terlalu tinggi ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan telinga.
Baca juga: Kenali Gejala Usus Buntu Sejak Dini dan Penanganannya, Jangan Anggap Sepele!
Di dalam telinga terdapat sel-sel rambut halus atau hair cells yang berada di koklea. Sel-sel ini berfungsi menangkap getaran suara dan mengirimkannya ke otak sebagai sinyal pendengaran.
Paparan suara keras dalam waktu lama dapat merusak sel-sel tersebut dan sel rambut di telinga tidak dapat tumbuh kembali setelah rusak. Akibatnya, gangguan pendengaran yang terjadi bisa bersifat permanen.
Ada beberapa kebiasaan yang dapat membuat penggunaan earphone menjadi lebih berisiko.
Mendengarkan suara di atas 85 desibel dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko kerusakan pendengaran.
Sebagai gambaran, tingkat kebisingan tersebut kurang lebih setara dengan suara lalu lintas yang padat.
Baca juga: Tips Menurunkan Tekanan Darah Tinggi agar Tetap Normal, Dijamin Ampuh!
Semakin lama telinga terpapar suara, semakin besar pula risiko mengalami noise-induced hearing loss (NIHL) atau gangguan pendengaran akibat kebisingan.
Earbud yang langsung masuk ke liang telinga cenderung memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan headphone over-ear.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rumah Sakit JIH