INDOZONE.ID - Pada umumnya, senyuman merupakan salah satu cara seorang manusia untuk menunjukkan rasa bahagia, suka dan kelegaan yang dialaminya.
Namun, tak sedikit pula yang menggunakan senyuman untuk menutupi kepedihan dan/atau kesulitan yang tengah dihadapinya.
Mereka yang melakukan hal ini biasanya tak ingin dipandang lemah oleh orang lain, hingga pada akhirnya menjadikan senyum sebagai tameng untuk melindungi diri mereka.
Baca Juga: 5 Langkah Cegah Demam Berdarah, Penyakit yang Kerap Muncul di Musim Penghujan
Smiling depression adalah istilah yang digunakan untuk menyebut kondisi ini. Smiling depression bukan termasuk dalam diagnosis medis.
Akan tetapi, istilah ini merupakan satu istilah yang digunakan oleh para ahli kesehatan mental untuk menggambarkan kondisi seseorang yang menderita gangguan depresi namun berusaha menyembunyikan depresi tersebut dari orang lain.
Biasanya, kehidupan yang mereka perlihatkan pada publik akan terlihat normal atau bahkan sempurna bagi sebagian orang. Meskipun pada kenyataannya mereka sedang berjuang melawan depresi itu dalam kesendirian.
Baca Juga: Keren! Coldplay Sumbangkan Merchandise Resmi untuk Pasien Anak di RSIA Bunda Jakarta
Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mengestimasi hampir 265 juta orang di dunia ini mengalami depresi.
Seseorang dengan smiling depression sangat mungkin mengalami gejala standar depresi seperti kesedihan yang mendalam, merasa rendah diri serta perubahan dalam kehidupan sehari-hari.
Beberapa gejala dapat ditemukan dengan mudah, sementara gejala lainnya akan sulit terlihat karena dirahasiakan oleh penderita depresi tersebut.
Baca Juga: Hari AIDS Sedunia, Simak 4 Upaya Pencegahan yang Bisa Kamu Lakukan, Jangan Gonta-ganti Pasangan!
Penderita depresi dengan smiling depression akan berusaha sangat keras untuk menyembunyikan gejala-gejala yang sedang mereka rasakan.
Oleh karena itu, sangat penting untuk mencari gejala-gejala yang kurang terlihat, seperti perubahan kebiasaan, kelelahan ekstrim hingga hilangnya minat pada hal-hal yang dulu mereka sukai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: