Senin, 30 JUNI 2025 • 11:00 WIB

Gimana Cara Bedain Sakit Perut Karena Keracunan Makanan atau Usus Buntu? Simak Penjelasannya

Author

Cara Bedain Sakit Perut Karena Keracunan Makanan atau Usus Buntu.

INDOZONE.ID - Lagi enak-enak makan, terus beberapa jam kemudian perut tiba-tiba mulas parah? Banyak yang langsung mikir itu gara-gara keracunan makanan. Tapi ternyata, bisa jadi itu tanda radang usus buntu.

Karena gejalanya mirip banget, nggak sedikit orang jadi salah sangka. Nah biar nggak makin panik dan salah penanganan, mending kenali dulu perbedaan keduanya.

Radang usus buntu dan keracunan makanan memang sering bikin bingung karena sama-sama muncul dengan gejala sakit perut.

Baca juga: Masih 30-an Tapi Kena Serangan Jantung? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Dr. Sanjay Khanna, Wakil Ketua di Manipal Institute of Gastroenterology, Manipal Hospitals Dwarka, bilang kalau dua kondisi ini sering disalahartikan satu sama lain, apalagi karena bisa menyerang berbagai usia.

Radang usus buntu sendiri adalah kondisi saat usus buntu atau organ kecil di bagian kanan bawah perut mengalami sumbatan. Saat organ ini bermasalah, gejalanya bisa serius dari mulai nyeri perut hebat di sisi kanan bawah, mual, muntah, sampai demam ringan.

Sementara itu, keracunan makanan disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman yang tercemar kuman. Gejalanya bisa muncul dalam hitungan jam setelah makan, seperti diare, sakit perut yang menyebar, kadang disertai demam ringan, dan biasanya pulih dalam 2–3 hari.

Cara Bedain Keracunan Makanan dan Radang Usus Buntu

1. Waktu Munculnya Gejala

Keracunan makanan biasanya muncul dalam beberapa jam setelah makan makanan yang terkontaminasi. Sedangkan gejala usus buntu muncul lebih lambat, dimulai dengan rasa nyeri samar di sekitar pusar lalu pindah ke kanan bawah perut dan makin parah dalam beberapa jam.

2. Jenis Nyeri Perut

Nyeri karena keracunan makanan cenderung terasa seperti kram menyebar di seluruh area perut. Sementara radang usus buntu punya ciri khas nyeri yang tajam, terfokus di sisi kanan bawah perut, dan makin sakit kalau ditekan, batuk, atau bergerak.

3. Demam dan Kondisi Tubuh

Kalau keracunan makanan, demam biasanya ringan atau bahkan nggak ada. Tapi kalau usus buntu, demam ringan bisa muncul dan makin tinggi kalau kondisinya parah.

4. Lama Sakitnya

Ilustrasi Sakit Perut.

Gejala keracunan makanan umumnya membaik dalam waktu 1 sampai 3 hari dengan istirahat dan obat ringan. Sedangkan radang usus buntu nggak akan sembuh sendiri dan butuh penanganan medis, biasanya lewat operasi.

Baca juga: Catat! Berikut Daftar Obat yang Harus Dijeda dengan Minum Susu

5. Cara Penanganannya

Antibiotik atau obat ringan lainnya digunakan untuk mengobati keracunan makanan, sedangkan operasi minimal invasif seperti Apendektomi Laparoskopi umumnya digunakan untuk radang usus buntu.

Jadi, kalau kamu atau orang sekitar mulai ngerasa sakit perut yang nggak biasa dan nggak membaik dalam waktu singkat, jangan anggap sepele.

Bedain gejala keracunan makanan atau usus buntu dan segera cari bantuan medis, biar nggak kelamaan nebak-nebak dan malah terlambat ditangani.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Hindustantimes.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU