INDOZONE.ID - Tahukah kamu jika seorang lansia punya penyakit bawaan diabetes dan penyakit jantung, berisiko mengalami infeksi pernapasan RSV. Bahkan kondisinya bisa memburuk, namun sayangnya jarang yang mewaspadai.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD – KEMD, FINASIM menjelaskan, di Indonesia, jumlah penduduk dewasa yang menderita diabetes diperkirakan semakin meningkat, yaitu lebih dari 20 juta penderita pada tahun 2024 menjadi 28,6 juta pada tahun 2045. Menurut studi, RSV dapat meningkatkan risiko rawat inap pada lansia yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes.
"Pasien diabetes berusia ≥65 tahun dengan RSV diperkirakan hingga 11,4 kali lebih berisiko dirawat di rumah sakit dibandingkan pasien tanpa diabetes," ujarnya di Jakarta.
Sementara itu, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dr. dr. Sally Aman Nasution, SpPD, K-KV, FINASIM, FACP, melihat langsung bagaimana infeksi RSV memperburuk kondisi pasien lansia dengan penyakit penyerta jantung.
Baca juga: Jaga Lansia dari Ancaman Penyakit Pernapasan Menular RSV, Begini Caranya
Banyak yang belum menyadari bahwa RSV dapat menjadi penyakit serius pada pasien dengan penyakit penyerta jantung, terutama pada lansia dengan penyakit jantung kronis seperti gagal jantung.
"Pencegahan infeksi RSV bukan hanya isu paru, tapi juga menjadi perhatian serius dalam kardiologi geriarti," terang dr Sally, di kesempatan yang sama.
Baca juga: 1 Kebiasaan Ini Bisa Menurunkan Risiko Penyakit Jantung di Usia Muda, Gak Ribet Kok!
Diungkapkannya, lansia dengan komplikasi jantung memiliki risiko 5,5 kali lebih tinggi untuk dirawat karena RSV dibandingkan mereka yang tidak memiliki komplikasi jantung. Bahkan pasien dengan gagal jantung memiliki risiko rawat inap akibat RSV 7 kali lebih tinggi dibandingkan pasien tanpa gagal jantung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung