INDOZONE.ID - Akhir-akhir ini kamu sering lupa taruh kunci, salah panggil nama teman, atau ketinggalan dompet pas mau keluar? Itu masih bisa dibilang normal kok, apalagi kalau kamu lagi banyak pikiran atau makin nambah usia.
Tapi, kalau kejadian lupanya semakin sering dan mulai ganggu aktivitas sehari-hari, bisa jadi itu bukan sekadar kelupaan biasa, melainkan tanda awal demensia.
Demensia adalah kondisi penurunan fungsi otak yang serius, membuat seseorang susah mengingat, berpikir, bahkan menjalani rutinitas harian.
Baca juga: 7 Manfaat Jus Pisang dan Tomat untuk Kesehatan Tubuh
Nah, pembeda antara demensia dari pikun biasa adalah durasi dan dampaknya yang jauh lebih signifikan dan terus memburuk seiring waktu.
Umumnya kelupaan biasa bersifat ringan dan sesekali muncul, misalnya lupa taruh barang, susah menemukan kata pas lagi ngomong, atau bingung sebentar di tempat baru.
Hal ini sering terjadi seiring bertambahnya usia, dan biasanya nggak berdampak besar dalam kehidupan sehari-hari.
Sebaliknya, demensia ditandai dengan kelupaan yang konsisten dan mengganggu fungsi harian. Contohnya seperti sering nanya hal yang sama berulang-ulang, tersesat di tempat yang sudah dikenal, kesulitan melakukan tugas sehari-hari seperti masak atau bayar tagihan, sampai nggak bisa mengingat waktu atau tempat.
Baca juga: 9 Penyebab Sakit Pinggang yang Sering Tidak Disadari, Waspada!
Bahkan, perubahan perilaku dan suasana hati juga bisa muncul, mulai jadi gampang marah atau terlihat lebih bingung dari biasanya.
Penting untuk waspada jika gejala kelupaan semakin sering dan bertambah parah. Pemeriksaan ke dokter sebaiknya dilakukan sejak awal gejala muncul, agar bisa dideteksi apakah ini bagian dari penuaan normal atau tanda demensia.
Diagnosis dini bisa bantu kamu mengelola kondisi ini dengan lebih baik dan memperlambat perkembangannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustantimes.com