Jalan Kaki 7.000 Langkah Setiap Hari Bisa Mengurangi Risiko Kematian.
INDOZONE.ID - Siapa sangka jalan kaki bisa jadi investasi kesehatan yang ampuh? Cukup 7.000 langkah sehari, sudah bisa mengurangi risiko kematiaan di usia muda.
Bukan sekadar harapan, tetapi hasil dari studi terbaru yang menganalisis data lebih dari 160.000 orang dewasa.
Studi ini dipublikasikan di jurnal The Lancet Public Health pada 23 Juli lalu, dan jadi yang pertama mengupas tuntas soal pengaruh jumlah langkah terhadap berbagai aspek kesehatan, bukan hanya jantung.
Baca juga: 7 Manfaat Jus Melon dan Tomat untuk Kesehatan Tubuh, Kaya Gizi!
Buat yang belum terbiasa aktif, kabar baiknya bahkan 4.000 langkah sehari saja sudah lebih sehat dibanding hanya 2.000 langkah.
Tapi kalau kamua mau hasil yang lebih maksimal, target 7.000 langkah per hari bisa jadi goal realistis yang layak dicoba.
Berikut manfaat dari jalan 7.000 langkah yang diungkap dalam studi tersebut.
Selama ini banyak yang beranggapan kalau 10.000 langkah itu angka yang harus ditempuh untuk hidup sehat. Tapi ternyata, studi ini nunjukkin kalau 7.000 langkah saja sudah cukup untuk memberikan manfaat signifikan.
Bahkan untuk kondisi tertentu seperti penyakit jantung, manfaat bisa terus naik jika menambahkan langkah, tapi untuk sebagian besar penyakit lainnya, efeknya cenderung bisa didapat hanya dengan 7.000 langkah.
Baca juga: 7 Manfaat Jus Pisang dan Wortel untuk Kesehatan Jantung hingga Pencernaan
Penelitian ini berdasarkan tinjauan sistematis dari 57 studi, dan 31 di antaranya masuk ke dalam meta analisis. Artinya, data yang digunakan kuat dan menyeluruh.
Namun, peneliti juga jujur bilang bahwa untuk beberapa penyakit seperti kanker atau demensia, bukti yang ada masih terbatas dan perlu penelitian lebih lanjut.
Jalan kaki mungkin kelihatan sepele, tapi studi ini menunjukkan bahwa kebiasaan kecil bisa memberikan dampak besar untuk kualitas hidup. Yuk, mulai perhatikan langkah harianmu!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustantimes.com